oleh

Bukan Karebosi, Titik Nol Makassar Jadi Ikon Baru

MAKASSAR,IniSulsel.com,- Sebentar lagi warga Kota Makassar akan disuguhi ikon baru untuk dijadikan objek wisata baru sekaligus penanda letak titik nol kilometer Kota Makassar.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Yusran Jusuf telah menemukan titik nol kilometer Makassar yang sesungguhnya. Bukan di Lapangan Karebosi seperti yang dikenal publik selama ini.

Titik nol itu segera dibenahi dan dipercantik dengan melengkapinya dengan taman tematik agar dapat menjadi ikon baru dan kebanggan baru warga Makassar.

Kita tahu warga Makassar sering berfoto nantinya tempat itu dapat menjadi tempat wisata dan berolahraga,” katanya kepada IniSulsel.com di rumah jabatan Walikota Makassar Jl Penghibur, Makassar, Jumat (29/5).

Yusran yang terbiasa menjelajahi alam rimba sejak di bangku kuliah melanjutkan kebiasaannya ketika menjadi Pj Wali Kota Makassar dengan menjelajahi kota seluas 199,3 km² ini.

Dari penelusurannya ia menemukan fakta baru. Ternyata titik nol kilometer Makassar yang selama ini disebut di Lapangan Karebosi adalah keliru.

“Dari penelusuran kami ternyata titik nol kilometer Makassar bukan di Lapangan Karebosi seperti yang selama ini kita ketahui,” ujar mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas ini.

Ia memberikan bayangan, titik itu berada di antara Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, pabrik terigu, dan Pos Pemadam Makassar yang terletak di sebelah kiri sebelum masuk ke Jalan Tol Reformasi ketika kita akan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros.

Yusran yang telah bersahabat dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sejak 30 tahun lalu ini menambahkan, di tempat tersebut ada titik nol kilometer Makassar yang telah diberi tanda oleh pemerintah zaman Belanda.

Di masa kepemimpinannya yang seumur jagung ini, selain mempersiapkan Pilkada Makassar agar berjalan lancar, ia juga akan membenahi Makassar salah satunya dengan membangun titik nol kilometer, ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan eks Terminal Toddopuli seluas sembilan hektar, dan kawasan parkir kendaraan di Jl Balaikota yang dapat menampung 90 roda empat dan 150 roda dua, serta jalur dua di bilangan jalan HM Patompo Tanjung Metro. (@)

News Feed