oleh

Driver Go-jek Makassar Keluhkan Kebijakan Manajemen

MAKASSAR,INISULSEL.COM— Sejumlah satuan transportasi online Go-jek keluhkan penurunan isentif dan Larangan mitra berpendapat di muka umum kamis (15/3/2018)

Diketahui sejumlah mitra Go-jek telah  mengeluarkan aspirasinya terkait kebijakan PT.Go-jek di DPR Sulsel Rabu 14/3/2018, kemarin

Jendral lapangan transportasi online go-jek muhammad ramli,mengaku isentif yang diberikan oleh Pt.Gojek berbeda di daerah lain

“Beberapa kota di Indonesia pekerjaannya lebih sedikit daripada kami tapi isentifnya lebih besar daripada kami. Insentif telah ada sejak dulu”tuturnya

Dirinya menyatakan pt.gojek melakukan tindak ketidakadilan terhadap mitra yang bekerja saat ini

“yang dulunya pekerjaan ada 14 isentifnya 325. sekarang kami diberi pekerjaan 16 sementara isentifnya cuma 300 sampai 350. Ini tidak adil buat kami.Kalau ditempat lain diberikan insentif lebih besar kok di kami tidak padahal pekerjaan kami lebih besar”ungkapnya

“Kemarin alasannya karena manajemen tidak kuat menanggung biaya subsidi. Tapi kalau melihat itu kan parameternya mudah. Kalau kesulitan uang pasti phk dimana-mana Peminta Go-Jek itu antri. Artinya perusahaan ini berkembang lebih baik. Buktinya dikota lain isentifnya besar kok dikota kami kecil”jelasnya

Sementara itu dirinya menambahkan bahwa adanya kebijakan pt.gojek apabila mitranya berpendapat dimuka umum, akan diberikan sanksi

“ada dikode etik Pt Go-Jek bahwa mitra dilarang untuk menyampaikan aspirasinya secara terbuka di muka umum seperti ini. Kalau mitra melakukan putusan seperti ini akan dilakukan pemutusan kemitraan. Wah ini gak bener” terangnya

“Kami akan datang lagi sampai aspirasi kami ini didengar oleh pihak Go-Jek. Mendatangi DPRD Sulsel untuk menjadi penyambung antara kami dengan manajemen Go-Jek” tambah dia

Sementara itu, anggota dewan DPR Sulsel, syamsuddin carlos menyatakan bahhwa angkutan online go-jek belum memiliki izin dari gubernur

“Ini status Go-Jek belum ada izin dari gubernur sehingga saya anggap ini ilegal. seandainya saya polisi saya tangkap itu go-jek” ucapnya

Beliau menambahkan DPR akan mempertemukan manajemen Pt. Gojek dengan mitra gojek

“Ini tugas dan kewajiban kami sebagai anggota DPR menyambung aspirasi mereka. Kalau tidak ada halangan kita pertemukan dengan manajemen pihak pt.Go-Jek apakah aspirasinya betul atau bagaimana”tutupnya. (DA)