oleh

Pemimpin Sulsel, Pemimpin Rakyat Mesti Tawarkan Pengalaman Baru

MAKASSAR,INISULSEL.COM– Komunitas jurnalis politik makassar gelar diskusi politik dengan tema Pemimpin Sulsel, Pemimpin Rakyat di Presscorner jalan Pengayoman kamis (29/3/2018)

Turut hadir narasumber Pengamat Politik Andi Nur Prianto, Riset Celebes Research Center (CRC) Andi Wahyudin dan Jaringan suara Indonesia (JSI) Fajar S Tamrin

Dalam Debat Kandidat Pilgub yang berlangsung pada Rabu (28/3/2018) malam, Andi Nur Prianto Menilai debat tersebut masih berlangsung sama saat debat pilwali. menurutnya, solusi yang diberikan hanya terfokus kepada akselerasi diri yang kurang memberikan manfaat

“Debat tadi malam sama saja dengan debat sebelumnya. debat tadi malam terkesan kurang efektif. hampir semua kontestan banyak bicara solusi berbasis pengalaman”,jelasnya

“Belum mampu menawarkan harapan. belum bisa meretas pengalaman yang baru. hanya mengandalkan pengalaman yang ada”,kata dia

Sementara itu, Andi wahyudin memandang kandidat sebagai pemimpin didasarkan pemahaman kepada masyarakat dalam menghadapi persoalan saat ini, termasuk ketimpangan yang muncul meskipun tingkat pertumbuhan ekonomi Sulsel tertinggi.

“ada beberapa poin aspek yang penting yakni masalah ketimpangan. Sulsel ini bertumbuh dengah baik tapi yang tersirat itu masalah ketimpangan, dan ini bisa menjadi pemicu munculnya masalah lain. Jadi Sulsel saat ini memerlukan pemimpin yang dapat menetralkan masalah ketimpangan,” jelasnya

Fajar S. Tamrin menyatakan, Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh JSI pada bulan Februari, pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar lebih unggul dari ketiga kandidat

“survei kita pada bulan februari itu menginformasikan bahwa seandainya pemilihan terjadi di bulan itu maka sudah kita tahu siapa pemenangnya, karna pada survei kita paling teratas adalah pak Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar, kemudian Nurdin Abdul-Andi Sudirman Sulaiman. kemudian Nurdin Halid-Aziz Kahar Mudzakkar dan yang terakhir Agus Arifin Nu’mang-Tanri Balilamo,” katanya

mengemukakan risetnya dilapangan, Fajar mengaku apabila salah satu kandidat tidak ada maka bisa dipastikan suara akan lari kepasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar. hal tersebut lantaran sebagian besar masyarakat memilih berdasarkan kepribadian kandidat

“apabila ada perpindahan pendukung, jatuhnya dukungan Nurdin Abdullah, Nurdin Halid dan Agus Arifin akan beralih dukungannya ke pak ichsan”ungkapnya

Fajar menambahkan pemilih terbagi atas dua yakni pemilih tradisional dan pemilih modern

“Ada sekitar 40 persen yang menetukan pilihan berdasarkan kepribadian. Kemudian pemilih modern yang memilih berdasarkan kompetensi, pemilih modern yang ada di sulsel sekita 24 persen,” terangnya. (DA)