oleh

Strategi Menghadapi SBMPTN 2018

MAKASSAR,INISULSEL.COM— Kurang dari satu bulan lagi, ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2018 akan digelar. Terlebih, ada yang berbeda dengan pelaksanaan SBMPTN tahun ini.

Perbandingan Sistem Penilaian SBMPTN

Mulai tahun ini, sistem penilaian yang digunakan tidak lagi sama. Seperti yang sudah kamu ketahui, pemberian skor dengan formasi +4, 0, -1, yang selama ini berlaku akan berubah. Penilaian SBMPTN 2018 akan mengacu pada karakteristik soal berdasarkan tingkat kesulitannya (mudah, sedang, dan sulit).

Dengan sistem penilaian SBMPTN yang seperti ini, skor akhir kamu tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah soal yang dijawab benar, tapi juga oleh bobot soal yang dijawab benar tersebut. Walaupun kamu mampu menjawab jumlah soal yang sama dengan benar, jumlah score akhir yang kamu dapatkan belum tentu sama, karena butir soal yang mampu dijawab dengan benar oleh peserta pertama memiliki bobot soal yang berbeda dengan yang dikerjakan oleh peserta lainnya. Pendekatan sistem penilaian SBMPTN seperti ini disebut Teori Respons Butir (Item Response Theory), yang kabarnya sudah digunakan oleh sejumlah negara maju. Metode tersebut diharapkan dapat membedakan kemampuan peserta dengan lebih baik.

Walaupun skemanya berubah, sebetulnya kamu tidak perlu merasa terbebani. Bahkan, dengan adanya penghilangan sistem minus dalam penilaian SBMPTN, kamu diharapkan bisa mengembangkan setiap pengetahuan yang dimiliki dalam menjawab soal dengan lebih maksimal. Kamu tidak perlu merasa takut score akan berkurang karena kesalahan menjawab soal.

4 Strategi Menjawab Soal SBMPTN 2018

Ini dia beberapa strategi menjawab soal agar bisa meraih skor secara maksimal dalam menghadapi SBMPTN 2018

1. Kerjakan soal dari materi yang paling dikuasai

Materi yang dipelajari selama kita duduk di bangku sekolah itu sangat banyak. Tentu dari sekian banyak mata pelajaran dan topik pelajaran ada yang tidak terlalu kita kuasai, dan sebaliknya, ada yang sangat kita kuasai. Tidak perlu diambil pusing. Kamu juga tidak perlu terlalu terpatok dengan batasan durasi ideal dalam menjawab soal (1-1,5 menit). Walaupun dibutuhkan waktu cukup lama dalam proses mengerjakannya, jika kamu memang yakin, terus kerjakan hingga selesai.

2. Kerjakan soal-soal berkelompok

Soal berkelompok di sini maksudnya adalah soal-soal yang saling terikat, misalnya soal-soal yang didahului instruksi “Soal ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1-4”. maka dengan menjawab soal seperti ini, potensi kamu dalam menjawab benar dengan berbagai karakteristik soal yang ada cukup tinggi

3. Kerjakan soal sebanyak-banyaknya

Jumlah soal yang perlu kamu kerjakan pada SBMPTN 2018 ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) sebanyak 90 soal-105 menit, Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) sebanyak 60 soal-105 menit, dan Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum) sebanyak 60 soal-75 menit. Meski ada keterbatasan waktu, terus berusaha secara maksimal dan kerjakan soal sebanyak-banyaknya.

4. Upayakan untuk mengisi seluruh jawaban, meski tidak yakin 100%

Dengan tidak adanya sistem minus dalam penilaian SBMPTN, tentu kamu tidak perlu lagi khawatir skor akan berkurang, jika salah mengisi jawaban. Kalaupun terdapat keraguan seperti misalnya terbersit berbagai pikiran, pastikan untuk tetap dikerjakan. Bisa saja jawaban yang kamu pilih tersebut benar.

Tanggal 8 Mei 2018 sebagai waktu ujian tertulis SBMPTN 2018 menjadi waktu yang sangat menentukan. Manfaatkan sisa waktu yang ada untuk terus belajar dan berlatih menjawab berbagai soal