oleh

Miris ! Rusuh di Mako Brimob, 5 Brimob Tewas. 1 Polwan dihajar NAPI

DEPOK,INISULSEL.COM— Kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brimob Kepala Dua, Depok menyisakan duka mendalam bagi kepolisian. dalam insiden mencekam itu ada lima anggota kepolisian yang gugur. Sedangkan satu narapidana teroris juga turut tewas.

Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden ini berawal dari titipan makanan dari keluarga yang masih dipegang oleh petugas. Hingga akhirnya salah satu narapidana tak terima dan mengajak rekan-rekannya untuk membuat kerusuhan.

Lima polisi yang gugur saat kerusuhan, yakni Bripda Syukron Fadhli, Ipda Yudi Rospuji, Briptu Fandy Setyo Nugroho, Bripda Wahyu Catur Pamungkas dari tim Densus 88 dan Bripka Denny Setiadi dari Polda Metro Jaya.

Gugur dalam menjalankan tugas, kelima polisi ini pun mendapatkan kenaikan jabatan atau pangkat sesuai Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pemberian Penghargaan Di Lingkungan Polri.
Selain itu, merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor KEP/614/V/2018 Tanggal 9 Mei 2018 Tentang Pemberian Penghargaan Kepada Anggota Polri yang Dinyatakan Gugur dalam Melaksanakan Tugas Kepolisian dan Keputusan Kapolsi Nomor KEP/615/V/2018 Tanggal 9 Mei 2018 Tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta, kelima anggota Brimob dan polisi mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, satu anggota polisi yang sempat dijadikan sandera di Mako Brimob, Bripka Iwan Sarjana sudah dilepas dengan sejumlah luka-luka di tubuhnya. Selain Bripka Iwan Sarjana, ada pula Iptu Sulastri yang sempat menjadi sandera. polisi wanita ini mengalami sejumlah luka pada wajahnya. Bahkan giginya habis dihajar oleh narapidana teroris yang notabenenya laki-laki.