oleh

Monitoring, MUI Bolehkan Vaksin MR

MAKASSAR, INISULSEL.com — Setelah menuai pro kontra beberapa bulan terakhir ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menekankan Penggunaan Vaksin Measles Rubella produk dari Serum Institut India (SII) dibolehkan atau mubah. Hal ini dikarenakan Indonesia dalam keadaan darurat (dlarurat syar’iyyah) penyakit campak dan rubella. Status mubah ini ditetapkan MUI hingga ditemukan adanya vaksin yang halal dan suci.

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sulsel, Prof Dr H Muhammad Galib M MA menegaskan fatwa MUI yang merebak di masyarakat belum tersosialisasi dengan baik sehingga menimbulkan polemik.

Karena itulah, MUI mengeluarkan imbauan untuk mensosialisasikan Fatwa MUI No 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin MR disosialisasikan secara menyeluruh kepada pihak-pihak terkait, seperti pimpinan MUI Kab/Kota se-Sulsel, pemerintah setempat termasuk Dinas Kesehatan hingga tingkat kelurahan, dan kepada umat islam. Agar fatwa tersebut dipahami dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ia mengakui jika vaksin MR produk dari SII hukumnya haram karena proses produksinya memanfaatkan bahan yang berasal dari babi.

Namun ada kondisi al-dlarurat atau al-hajat dimana berdasarkan keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa Indonesia khususnya Sulsel dalam kondisi darurat Campak dan Rubella. Sementara belum ditemukan ada vaksin yang halal dan suci menurut MUI.

“Saat ini dikatakan kondisi darurat karena sampai adanya vaksin yang tidak mengandung babi. Jadi, tidak ada lagi masalah. Tinggal bagaimana mensosialisasikannya kepada masyarakat,” jelasnya saat Pertemuan Monitoring Vaksin Baru (MR) dan Koordinasi Tim Pokja Provinsi di Hotel Aston, Kamis (30/8).

Karena itu, ia mengimbau semua unsur pimpinan MUI, pemerintah kab/kota khususnya Dinas Kesehatan, dan ormas untuk melakukan sosialisasi terhadap fatwa tersebut secara menyeluruh. “Semua unsur pimpinan MUI, ada koordinasi dengan pemerintah kab/kota, dan Ormas, Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi sampai di tingkat kelurahan. Karena ini sangat mempengaruhi kesehatan generasi bangsa kita ,” imbaunya.