oleh

Prabowo Akan Hadiri Dzikir Akbar di Sulsel

MAKASSAR,INISULSEL.com – Calon Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan hadir di Kota Makassar.Dalam hal ini, Prabowo akan mengikuti kegiatan ‘Dzikir Akbar’ yang digelar oleh Organisasi kemasyarakatan Garuda Emas dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, pada Selasa 11 September 2018, nanti.

Salah satu narahubung Ormas Garuda Emas, Andi Mustari Hersandy, mengatakan bahwa selain Ketua Umum DPP Gerindra tersebut, tokoh-tokoh yang juga akan hadir yaitu Al Habib Hamid bin Muhammad bin Al Hamid, Eggi Sudjana, dan sejumlah tokoh lainnya.

“Insya Allah Pak Prabowo hadir. Karena tidak mungkin kita publikasikan hal ini kalau asal-asalan kan? Jadi insya Allah bisa hadir,” jelas Hersandy, saat dikonfirmasi via telepon, Senin 3 September 2018.

Selain itu, para stage holder Garuda Emas juga berharap Wakil Presiden, Sandiaga Uno juga bisa menyempatkan diri untuk hadir dalam agenda tersebut. “Kita juga undang wakilnya beliau, Pak Sandi. Tapi kita belum tahu apakah bisa hadir atau tidak. Tapi kita harapkan bisa datang. yang jelas Pak Prabowo bisa datang,” ungkap Koordinator Relawan Sulsel #2019GantiPresiden.

Namun, Hersandy menegaskan bahwa kegiaan yang akan digelar di Celebes Convention Certer tersebut bukanlah merupakan agenda politik. “Ini murni hanya silaturrahmi dan dzikir bersama menyambung Tahun Baru Islam. Makanya tidak ada atribut partai dalam acara nanti,” tegas Sekretaris Panitia tresebut.

Meski demikian, unsur dukungan kepada Prabowo dan Sandi tetap akan di deklarasikan dalam kegiatan tersebut. “Kebetulan Panitia Pelaksana Dzikir ini adalah Garuda Emas Sulsel bekerjasama Ralawan Sulsel #2019GantiPresiden, ingin juga mendeklarasikan Bapak Prabowo Sebagai Capres RI 2019-2024 dimana bentuk dukungan itu kami Realisasikan pada saat Dzikir Akbar nanti,” haturnya.

Diketahui jumlah massa yang akan dihadirkan Minimal 10.000 orang yang terdiri dari berbagai ormas Islam seperti FPI dan juga Majelis Ta’lim Siratalmustaqim pimpinan Al-Habib Hamid bin Muhammad Al’Hamid.