oleh

Aturan Porsi Tenaga Kerja Asing Bertambah Dikritik

Makassar,inisulsel.com,-Jumlah bidang pekerjaan yang bisa diisi oleh tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia bertambah. Penambahan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 228 Tahun 2019 tentang Tenaga Kerja Asing.

Dalam beleid tersebut, terdapat 181 pos pekerjaan yang bisa diduduki oleh TKA. Jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan yang diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 247 Tahun 2011.Pasalnya, jumlah posisi yang dibuka untuk TKA dalam peraturan tersebut hanya 66 jabatan.

Menanggapi hal tersebut, pakar ekonomi Unhas Anas Iswanto Anwar mengatakan, TKA seharusnya menjadi pelengkap. Artinya TKA yang diterima memiliki keahlian khusus yang tidak dimiliki SDM di Indonesia.

Hanya saja, kata Anas, jika dilihat dalam aturan baru tersebut, banyak bidang keahlian dikuasai oleh SDM Indonesia namun justru di tempati oleh TKA.

“Di satu sisi kita masih tinggi tingkat pengangguran, disisi lain pemerintah malah menambah pos pekerjaan untuk TKA,” ujar Anas

Pengangguran justru malah akan semakin bertambah. Pemerintah dinilai tidak memihak kepada SDM yang ada. “Pemerintah tidak menghargai sumber dayanya sendiri,” katanya.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mendorong SDM nya sendiri agar memiliki skill yang memadai daripada repot membayar TKA, padahal SDM yang dimiliki cukup potensial.

“Pemerintah harus berpikir jangka panjang untuk persoalan tenaga kerja. Ini yang tidak ada. Jangan sampai bertumpuk pada satu bidang, sementara bidang lain kosong,” jelasnya. (*)