oleh

Pengamat : Perkuat Nasionalisme, Jokowi Butuh Tokoh Representasi Daerah

Makassar,inisulsel.com,- Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan Universitas Muhammadiyah Makassar, Arqam Azikin mengemukakan Jokowi seharusnya mempertimbangkan untuk mengakomodir tokoh -tokoh yang merupakan representasi daerah dalam menyusun kabinetnya Pekan ini.

 

“Tokoh-tokoh representasi daerah perlu diakomodir dan memiliki kesempatan yang sama dengan tokoh-tokoh di pusat,”kata Arqam dikonfirmasi Sabtu (19/10).

 

Menurut Arqam, fenomena yang terjadi beberapa tahun terakhir terkait dengan persoalan kekacauan di berbagai daerah wilayah timur, tengah dan barat.

 

“Jokowi mesti memberi porsi bagi tokoh representasi wilayah dan daerah,”kata Arqam.

 

Khusus wilayah timur, Sulawesi Selatan merupakan barometer kemajuan daerah sehingga perlu merangkul tokoh dari Sulawesi Selatan.

 

Menurut Arqam, ada sejumlah tokoh Sulsel yang memiliki kapasitas dan kapabilitas serta track record yang baik diantaranya

Syahrul Yasin Limpo (Mantan Koordinator Gubernur se-Indonesia), Amran Sulaiman (Mentan), Syafruddin (Menpan) KH. Nazaruddin Umar (Imam Besar Istiqlal) dan Prof. Dwia Ariestina (Rektor Unhas) serta beberapa figur muda lainnya yg juga menghiasi wacana prosesĀ  penyusunan kebinet.

 

Meski, kata Arqam, jalur untuk masuk kabinet yang paling ampuh yakni melalui jalur partai politik pengusung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres Lalu.Akan tetapi, kata Arqam, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk menyusun kabinetnya yakni kabinet kerja jilid II dengan mempertimbangkan tokoh-tokoh representasi daerah.

 

Tokoh representasi daerah perlu dirangkul, untuk menjaga wawasan kebangsaan dan kebhinekaan dan tokoh tersebut diberi kesempatan untuk masuk kabinet ,bekerja sebagai pembantu presiden dalam skala nasional.(*)