oleh

Fahri Hamzah Segera Deklarasikan Partai Gelora

Jakarta,Inisulsel.com – Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah akan
segera mendeklarasikan Partai Gelombang Karya atau Gelora. Fahri juga
telah meluncurkan logo Partai  Gelora di media sosial. “Kita main
pelan aja. InsyaAllah nanti tanggal 10 kami undang,” kata Fahri Hamzah
,dilansir Tempo baru-baru ini.
Fahri mengatakan, struktur partai juga sudah terbentuk sampai ke
daerah. Setelah pensiun dari DPR RI pada akhir September 2019, Fahri
Hamzah bersama konco-nya di PKS dulu, Anis Matta, fokus dalam
pembentukan Partai Gelora.
Banyak yang mengira bahwa partai ini merupakan transformasi dari
organisasi kemasyarakatan Gerakan Arah Baru Indonesia atau Ormas Garbi
yang juga didirikan Fahri dan Anis Matta pada 2017. Nyatanya, Garbi
akan tetap berdiri sebagai ormas, sementara Partai Gelora dibentuk.
Fahri mengatakan rencana pembentukan Partai Gelora ini adalah aspirasi
teman-temannya di Garbi juga. Mereka berpikir, setelah membuat ormas,
apa salahnya juga mendirikan partai politik. “Lalu, muncullah ide-ide
(membentuk Partai Gelora) ini. Mudah-mudahan, Oktober akan kami
konkretkan di lapangan,” ujar Fahri saat ditemui di Kompleks Parlemen,
Senayan pada Selasa, 10 September 2019.
GELORA atau Gelombang Rakyat ini, ujar Fahri Hamzah, terinsipirasi
dari keinginan membangunkan kembali apa yang telah lama tertidur,
yakni kejayaan bangsa. “Nah, apakah bangsa kita mampu bergelora, untuk
membangun kembali apa yang lama tertidur. Dari situ namanya,”kata
Fahri.
Partai Gelora Indonesia tengah bersiap deklrasi. Sejumlah pengamat
menilai, para pendiri yang merupakan sempalan PKS seperti Anis Matta
dan Fahri Hamzah, tengah berjudi dengan membentuk partai baru akibat
konflik internal.
Partai Gelora Indonesia diprediksi bisa melesat atau justru layu
sebelum berkembang. “Tentu ini menjadi perjudian luar biasa bagi
pendiri Partai Gelora untuk bisa eksis di tengah persaingan parpol
yang luar biasa,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia,
Adi Prayitno.
Menurut Adi, ada empat modal penting yang harus dimiliki Partai Gelora
untuk bisa berkembang. Yakni figur kunci yang bisa menjadi magnet
politik, logistik, jaringan sampai lapis bawah, dan branding politik.
Sebagai pendatang baru, kata Adi, Partai Gelora juga harus memperluas
sasaran ceruk pemilihnya, tak bisa mengandalkan segmen pemilih Islam
dan sempalan pemilih PKS yang relatif solid.
“Partai Gelora berpeluang berkembang karena orang yang merasa menjadi
bagian partai tertentu sangat rendah di Indonesia, kisaran 30 persen.
Itu artinya, ada 70 persen ceruk pemilih yang bisa direbut Gelora,”
ujar Adi.