oleh

Dewan Makassar Minta Rumah Tangga Rawan Pangan Ditangani

Makassar, inisulsel.com,- Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar meminta Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar segera mengatasi jumlah rumah tangga rawan pangan sebanyak 13.187 Rumah Tangga.

“Jumlah itu tergolong banyak, Dinas Ketahanan Pangan harus membuat program untuk mengatasi kerawanan pangan bagi masyarakat tersebut,”kata Hasanuddin Leo, Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, dikonfirmasi Selasa (26/11).

Leo mengatakan Komisi B telah menggelar rapat kerja dengan mengundang Dinas Ketahanan Pangan baru-baru ini, guna membahas masalah tersebut.

Legislator Partai Amanat Nasional tersebut juga meminta dinas untuk kembali mengapdate data rumah tangga rawan pangan tersebut karena dikhawatirkan jika pendataan secara update tak dilakukan maka dapat bertambah jumlahnya tanpa diketahui oleh dinas.

Leo meminta dinas tak hanya fokus terhadap kegiatan penyuluhan melainkan juga memperhatikan upaya langkah antisipasi lonjakan harga pangan serta menyiapkan pasar murah di titik lokasi tertentu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Makassar, Sri Susilawati mengemukakan pihaknya membuat program penanganan bagi rumah tangga rawan pangan tersebut pada 2020.

Menurut Sri, kategori rumah tangga rawan pangan yaitu rumah tangga yang jauh dari akses pangan serta rasio kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di suatu daerah seperti lingkungan kelurahan tertentu.

Selain rendahnya kemampuan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, kata Sri, kategori rumah tangga rawan pangan juga dilihat dari aspek kesulitan warga dalam mengakses air bersih, apalagi daerah-daerah tertentu yang suplai air bersih nya tak lancar.

Sri mengemukakan ada sejumlah kegiatan yang akan dilanjutkan pada 2020 mendatang antara lain survei rumah tangga rawan pangan serta penyuluhan pangan bagi warga di sejumlah titik di Kota Makassar.(*)