oleh

Kasus Pencemaran Nama Baik Gubernur Nurdin Abdullah, Jumras Ditetapkan Sebagai Tersangka

Makassar, inisulsel.com,-Setelah berproses sekian lama, akhirnya
penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar menetapkan Mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras, sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Perkembangan kasus Jumras tersebut setelah beberapa bulan pihak penyidik kepolisian melakukan penyidikan atas laporan Kepala Biro Hukum Pemprov Sulsel.

Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengatakan, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan, Jumras diduga kuat melakukan pencemaran nama baik. Sehingga statusnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Terlapor ( Jumras ) sudah tetapkan sebagai tersangka kemarin. Tetapi tidak dilakukan penahanan, karena hukumannya di bawah lima tahun,” jelas Indratmoko saat dikonfirmasi, Rabu ini.

Atas kasus pencemaran nama baik tersebut, Jumras disangkakan pasal 242, 310, dan 311 KUHP dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara. (*)