oleh

Nurul Hidayat Sebut Dua Poin Penting Refleksi Harlah Pancasila di Tengah Pandemi

MAKASSAR,IniSulsel.com,- Anggota DPRD Makassar Hj Nurul Hidayat menyebutkan dua poin penting merefleksi diri peringatan hari lahir (Harlah) Pancasila ke-75 di tengah pandemi Covid-19.

“Pertama kita harus bertanya dulu pada diri sendiri, seberapa besar perjuangan kita untuk negeri yang kita cintai. Pancasila ini terlahir dari proses diskusi yang panjang dari pendiri-pendiri atau pendahulu kita sehingga mampu menciptakan ideologi dalam kehidupan masyarakat yang beragam,” katanya, Senin (1/6/2020).

Politisi Golkar itu mengatakan, refleksi yang cocok bagi warga masyarakat di tengah pandemi adalah kedisiplinan diri dalam menghadapi Covid-19.
“Karena kalau ini tidak dilakukan jangan harap bisa berakhir (pandemi Covid-19) dan New Normal yang nantinya jika diberlakukan akan menjadi kluster-kluster baru penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Kedua, kata anggota Komisi B itu harus diberlakukan spirit semangat gotong royong, bahu membahu untuk bisa dijadikan pokok dari nilai-nilai Pancasila karena punya karakter dalam kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah harus sepenuhnya memberi perhatian dan dukungan yang terbaik untuk keselamatan warga masyarakat.
“Mari bersama kita menjadikan Harlah Pancasila ini sebagai momentum membangkitkan kembali semangat bergotong royong saling mengingatkan, mengontrol, dan disiplin serta mentaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini dengan kembali menjalankan ideologi Pancasila,” tambahnya.

“Semoga dengan semangat Pancasila dan kebersamaan kita, warga masyarakat di Sulsel khususnya di Kota Makassar segera keluar dari bencana Covid-19 yang tengah mewabah,” pungkasnya.