oleh

Perda Bantuan Hukum, Hj Astiah Harap Warga Kurang Mampu Bisa Terjamin

Makassar,Inisulsel.com – Bantuan hukum merupakan upaya pemerintah bertanggung jawab atas pendampingan hukum kepada masyarakat kalangan menengah bawah. Maka dari itu, hadir regulasi untuk menjamin pemenuhan hak tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar Hj. Andi Astiah saat menghelat kegiatan Sosialisasi Angkatan 17 dengan Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, di Hotel Karebosi Primer, Makassar, Sabtu (27/11/2021).

“Saya harap masyarakat bisa paham perda ini, sebab di wilayah kami di dapil 2 makassar (wilayah utara kota makassar) itu sering terjadi perang kelompok di kalangan anak muda. Olehnya itu, upaya ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu apabila tidak diminta-minta terlibat kasus hukum nantinya,” ujar Legislator Partai Keadilan Sejahtera itu.

Dalam kesempatan ini juga, beliau berharap adanya kesadaran masyarakat untuk tidak terlibat dalam hal-hal negatif seperti perang kelompok tersebut. Tak lupa pula ia mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dalam masa pandemi covid-19.

“Namun meski ada perlindungan hukum, saya harap masyarakat bisa menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya dalam sambutan.

Sementara itu pemateri yang juga merupakan Mantan Kadis Pertanahan Kota Makassar H. Manai Sophian, SH,MH mengakui Perda No 7 Tahun 2015 belum begitu banyak dipahami oleh masyarakat, sehingga dia mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan salah satu srikandi Perlemen makassar itu.

“Kita apresiasi ibu Haji Astiah karena menginisiasi sosialisasi perda, karena ini hak masyarakat, perda bagi masyarakat miskin. Hanya masyarakat miskin yang berhak memperoleh ini,” tuturnya.

Narasumber yang juga hadir dalam kegiatan yaitu, Kapolsek Kecamatan Tallo Kompol Dr. Saharuddin, SH. MM mengaku pihaknya membuka diri bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan utamanya anak-anak kita yang terlibat hal negatif tersebut. (Ananta)