oleh

Akhir Tahun, Polda Sulsel Lampaui Target Vaksinasi Hingga 71,1%

Makassar,Inisulsel.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mencatat realisasi vaksinasi hingga 31 Desember 2021 mencapai 71,1 persen.

Dalam percepatan vaksinasi ini Polda Sulsel mengandeng TNI dan Pemda, sejumlah relawan Mahasiswa dan Pelajar. Hasil ini telah melampaui target Pemerintah Pusat.

Hal itu terungkap saat Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Irjen. Pol. Drs. Nana Sudjana AS., M.M., melakukan kegiatan release akhir tahun 2021 yang diselenggarakan di Aula Polrestabes Makassar, Jumat (31/12/2021).

Turut hadir dalam kegiatan rilis akhir tahun tersebut diantaranya Irwasda Polda Sulsel, para Pejabat Utama Polda Sulsel serta Kapolrestabes Makassar.

Sejumlah capaian pengungkapan dan penanganan perkara pun diungkapkan Kapolda Sulsel dalam release akhir tahun ini.

Diantaranya, Kapolda Sulsel menyampaikan data penanganan perkara tindak pidana umum sepanjang tahun 2021, Polda Sulsel dan jajaran berhasil mengungkap 13.218 perkara dengan penyelesaian 7.576 perkara.

“Dengan hasil itu telihat adanya penurunan kasus tindak pidana umum sebanyak 1.940 perkara atau sebanyak 12,8% dibanding tahun 2020 sebanyak 15.158 perkara dengan penyelesaian sebanyak 9.299,” pungkasnya.

Kapolda beserta jajaran saat melakukan pres release akhir tahun di Aula Polrestabes Makassar, Jumat (31/12/2021) Ananta.

Dalam keterangannya, Irjen. Pol. Drs. Nana Sudjana mengungkapkan kasus yang menjadi atensi diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat). Tahun 2021 tercatat berhasil ungkap 293 kasus dari 596 laporan. Tahun 2020 terungkap 372 kasus dari 696 laporan.

Selain itu, tahun 2021 ini Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel juga mendapatkan penghargaan atas perolehan perkara P21 terbanyak se-indonesia dari KPK.

Sementara penyalahgunaan narkotika yang dapat diungkap tahun 2020 sebanyak 2.089 perkara dengan penyelesaian sebanyak 1.995, sedangkan tahun 2021 ini penyalahgunaan narkotika yang dapat diungkap sebanyak 1.705 perkara dengan penyelesaian sebanyak 1.898 perkara.

“Terjadi penurunan penyalahgunaan Narkotika 384 perkara atau 18,4% penyelesaiannya juga mengalami penurunan sebanyak 97 kasus atau sebanyak 4.9%.,” kata Kapolda.

(Satria)