oleh

Gelar DIiklat, Ketua MPW PP Pancasila Sulsel Diza Rasyid Ali Tak Ingin Kader Dicap Preman

Makassar, Inisulsel.com – Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel, St. Diza Rasyid Ali menilai diklat kesamaptaan PP Pancasila merupakan salah satu program membentuk kader yang berjiwa Pancasilais.

“Olehnya itu bagi orang yang diluar sana yang memandang PP sebagai preman, saya minta tidak usah ditanggapi karena mereka tidak melihat lebih dalam apa yang ada di PP,” pungkasnya.

Hal itu disampaikan dirinya saat KOTI (Komando Inti) Mahatidana Pemuda Pancasila dari 18 Kab/Kota se-Sulawesi Selatan mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) Kesamaptaan dan Pembaretan angkatan I tahun 2022.

Diklat ini berlangsung selama 2 (dua) hari Jumat dan Sabtu tanggal 14 hingga 15 Januari 2022 di dua lokasi.

Menutup kegiatan ini, dirinya berharap pendidikan dan latihan ini bisa bermanfaat bagi kader dan diterapkan di daerah masing-masing.

“semoga apa yang diperoleh selama kegiatan berlangsung bisa bermanfaat untuk kemudian ditransformasikan ilmu itu di daerah masing masing”, ucap Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel, St. Diza Rasyid Ali dalam sambutannya sekaligus menutup kegiatan Diklat, sabtu sore (15/1/22).

Sebagai informasi, hari pertama, digelar di SPN (Sekolah Polisi Negara) Batua. Kader ormas loreng oranye hitam ini dicecar materi diklat seperti fisik, wawasan kebangsaan, PBB, Pengetahuan Hukum dan wawasan kelembagaan KOTI.

Sedang, hari kedua mengambil lokasi di markas KOTI Mahatidana PP Sulsel Jl. Topaz Raya namun sebelumnya para peserta melakukan long march dari SPN Batua ke Markas KOTI.