oleh

Kinerja OPD lingkup Pemkot Makassar Mulai Dievaluasi Pasca-Rakorsus

Makassar,Inisulsel.com – Pasca menggelar rapat koordinasi khusus (rakorsus) Walikota Makassar Ramdhan Pomanto mulai melakukan evaluasi terhadap jajarannya. Danny-sapaan akrabnya, telah memetakan setiap OPD yang dinilai bisa menerapkan konsep metaverse berdasarkan program yang diusung.

Ia menyebut sekitar 95 persen OPD sudah bisa menangkap apa yang harus dilakukan. Setidaknya, ada 10 OPD yang dia sebutkan yakni Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Sosial (Dinsos).
Kemudian Dinas Perdagangan (Disdag), Sekretariat DPRD Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan (Disdik), serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kominfo Makassar.

Di sisi lain, ada dua OPD yang dia nilai tidak paham sama sekali akan arah dan tujuan yang akan dilaksanakan. “Ada dua OPD yang tidak bisa menangkap. Justru mereka itu yang menganggap dirinya jago. Tapi kami tetap akan melakukan pembinaan,” kata¬†Danny.

Pasca rakorsus, lanjut Danny, pihaknya akan segera memetakan hal-hal yang mendesak untuk dilakukan. Salah satunya adalah pembaruan big data yang mulai akan dilaksanakan pada Senin pekan depan.

Berdasarkan pemaparan 57 OPD dalam rakorsus, ada 75 inovasi dan 115 aplikasi yang rencananya bakal digarap. Itu bekum termasuk program dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman, menyatakan Pemkot sendiri tidak menyiapkan anggaran khusus terkait konsep metaverse ini.

Seluruh inovasi dan aplikasi yang dihadirkan untuk mendukung Makassar Metaverse, sudah masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022 yang tertuang dalam program besar Makassar Sombere and Smart City. (Rahmawati)