oleh

Laskar Pelangi Pemkot Makassar Bakal Jalani Tes Ulang

Makassar,Inisulsel.com – Laskar Pelayanan Publik Berintegritas atau Laskar Pelangi Pemkot Makassar, bakal kembali menjalani tes ulang, meski mereka sudah dinyatakan lulus sebelumnya.

Seleksi tersebut dilakukan untuk mengetahui skill atau kemampuan masing-masing Laskar Pelangi sehingga penempatan kerjanya juga sesuai.

Pasalnya, dari pengumuman yang disampaikan sebelumnya, belum ada spesifikasi tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada setiap orang.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto berujar, dari hasil seleksi lanjutan ini, Laskar Pelangi bakal dikategorikan ke dalam tiga golongan.

Pertama, Laskar Pelangi spesialis. Mereka adalah orang-orang yang memiliki skill atau kemampuan khusus seperti dokter, perawat guru, ahli IT, ahli perencanaan, ahli hukum, ahli bahasa, ahli agama, hingga ahli sosial media.

“Jadi misalnya saat tes dia memilih sebagai ahli IT, maka akan dites oleh orang yang berkompeten yang telah ditunjuk. Kalau memenuhi syarat, dia disertifikasi. Maka dia masuk Laskar Pelangi spesialis. Gajinya beda,” kata Danny.

Kemudian golongan kedua adalah Laskar Pelangi tenaga administrasi. Mereka yang lulus pada bagian ini nantinya akan disebar ke seluruh OPD sesuai kebutuhan masing-masing.

Kemudian golongan terakhir adalah Laskar Pelangi operasional. Di dalamnya adalah mereka yang harus bersiaga selama 24 jam. Di antaranya penggali kubur, sopir pemadam kebakaran, sopir ambulans, dan lainnya.

“Jadi yang menariknya, jika ada yang tes untuk spesifikasi administrasi namun yang bersangkutan tidak lulus, terpaksa jadi tenaga operasional 24 jam. Kalau ada yang lowong penggali kubur, yah ditempatkan di situ. Kalau tidak ada skill, tidak ada spesialis, mau diapa,” katanya.

Namun, sebelum tes dilakukan, maka Peraturan Wali Kota (Perwali) Laskar Pelangi harus kembali direvisi. Sejumlah poin di dalamnya harus diubah, seperti terkait batas umur Laskar Pelangi yang bisa diterima, hingga terkait penggajiannya.

Danny berharap, pekan ini perubahan Perwali sudah rampung, sehingga tes sudah bisa dilakukan pekan depan, dan pada Mei mendatang, Laskar Pelangi sudah bisa bertugas.

“Jadi selama Laskar Pelangi belum melaksanakan tugas, honorer yang lama diperpanjang masa kerjanya. Makanya saya minta BKD koordinasi dengan Inspektorat dan Bagian Hukum supaya jangan salah,” tegasnya. (Satria)