oleh

ASN Pemkot Makassar Wajib Masuk Kantor Besok, Bolos Kerja Disanksi!

Makassar,Inisulsel.com – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengancam memberi sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang bolos kerja usai cuti Lebaran. Pegawai diimbau masuk hari pertama berkantor meski ada kebijakan work from home (WFH).
“Pasti (akan diberi sanksi), tanpa alasan jelas, pasti dapat sanksi,” tegas Danny saat dihubungi awak media, Minggu (8/5/2022).

Hanya saja Danny belum sesumbar terkait sanksi yang akan diberikan. Namun dia mengimbau pegawai sudah berkantor pasca-cuti Lebaran besok.

“Besok (sudah harus masuk semua berkantor),” ucap dia.

Danny mengaku akan menjadi inspektur apel pagi untuk memberi arahan kepada ASN. Setelahnya akan dilakukan halal bihalal bersama seluruh pegawai.

“Saya besok langsung pimpin upacara pagi sekaligus halal bihalal,” sebut dia.

Bahkan Danny pun akan secara khusus melakukan pengecekan kehadiran pegawai. Pemantauan dilakukan pada sejumlah kantor di Balai Kota Makassar.

“Saya sekaligus akan mengecek, mengabsen pegawai,” tegas Danny.

Dia menekankan, pegawai tidak diperkenankan menambahkan libur. Apalagi pemerintah sudah masa cuti Lebaran yang cukup panjang kepada pegawai.

“Tidak ada (tambah libur),” pungkas Danny.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar Rosnaidah menambahkan, Pemkot Makassar masih menerapkan sistem WFH maupun work from office (WFO). Namun diharapkan semua pegawai bisa masuk semua di hari pertama berkantor pasca-cuti Lebaran.

“Besok diharapkan seluruh ASN bisa masuk kantor. Kalau pun ada yang masih berlakukan WFH-WFO diharapkan masuk dulu, kita mau ngecek besok. Insyaallah mungkin ada sidak barangkali,” ucap Rosnaidah.

Dia mengaku pihaknya belum menerima edaran resmi dari Kemenpan-RB maupun Kemendagri terkait imbauan penerapan WFH. Hanya saja Pemkot Makassar belum menerima edaran resmi dari Pusat terkait itu.

“Saya dengar ada statement-nya pak menteri (soal WFH) tapi belum ada resmi dari kita bahwa WFH yang habis mudik, (tujuannya) untuk isolasi mandiri,” bebernya.

“Tapi itukan kita di Pemkot terutama, tidak ada aturan itu, tidak ada resmi dari Menpan maupun Mendagri, sehingga diharapkan seluruh ASN sudah beraktivitas kembali apakah dia WFH atau WFO,” sambung Rosnaidah.

Kendati begitu Rosnaidah menekankan, pegawai yang tidak hadir tanpa alasan jelas, pihaknya akan melakukan pemanggilan. Jika ketidakhadirannya karena kelalaian atau kesengajaan, akan diberi sanksi sesuai aturan berlaku.

“Kalau alasannya tidak dapat diterima sesuai PP (peraturan pemerintah) Nomor 94 tentang Disiplin PNS, berarti tidak menegakkan kedisiplinan sebagai ASN,” jelasnya.

Diketahui MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mengimbau kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) di tiap instansi mengatur pelaksanaan WFH. Kebijakan ini menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang bertujuan mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022.

“Saya setuju dengan pendapat Kapolri agar instansi pemerintah menerapkan kebijakan WFH,” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dalam keterangannya, Jumat (6/5)

Rencana penerapan WFH sepekan setelah cuti lebaran juga diharapkan sebagai antisipasi penularan COVID-19. Dengan memberikan kesempatan kepada ASN melakukan isolasi mandiri (isoman) setelah melakukan mudik.

“WFH juga bisa jadi kesempatan untuk isoman agar mencegah adanya pertambahan kasus COVID-19,” jelasnya.

(Ananta)