KPU Makassar Bagi Strategi Keberhasilan Gelar Pemilu

Makassar,Inisulsel.com – Jelang Pemilu 2024, KPU Kota Makassar kembali menggelar Kelas Pemilu Online (KOPI) Kita Edisi 3, dipandu moderator Komisioner KPU Kota Makassar Endang Sari. Jumat (27/05/2022).

Dalam kesempatan ini, KPU Kota Makassar menghadirkan Komisioner KPU Kota Semarang Hendri Cassandra, Komisioner KPU Kab. Badung Ni Luh Nesia, Komisioner KPU Kab. Lembata NTT Bernabas H.

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi menuturkan, pihaknya mengembangkan banyak hal pada pemilu kemarin. Mulai dari, ‘Si Rekap, ‘Coklit’ dan ‘Japrika’. Dari segi logistik hingga tahapan-tahapan yang lain yang sangat krusial, pihaknya bisa mengatasi dengan baik melalui sejumlah aplikasi ini.

Sebab Makassar selalu masuk zona merah dalam sejumkah Indeks yang dirilis termasuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), tetapi dalam pola tahapan tidak ada kendala yang sangat krusial.

“Kami sangat dimudahkan dengan hadirnya beberapa aplikasi yang memungkinkan kendala teknis di lapangan bisa teratasi, mulai dari pendataan pemilih hingga penghitungan cepat,” pungkasnya.

Tentunya, kata dia kusuksesan pilkada 2020 tak lepas dari peran Ad-hoc, baik PPS hingga PPK. Serta Bawaslu yang berperan menjaga kualitas penyelenggaraan.

Kedepan, dirinya berharap hadir lagi sebuah platform yang bisa mengantisipasi kendala-kendala tekhnis di lapangan sebagaimana perkembangan teknologi. Sebab, salah satu indikator keberhasilan pilkada 2020 yaitu pengaruh ‘Si Rekap’.

“Penetrasi si Rekap salah satu indikator keberhasilan pilkada kemarin. Dilihat dari sejarah, dua hari kami sudah tau hasilnya. Tidak ada sengketa, tidak ada keberatan dari saksi. Kami cukup pede dengan keberhasilan pilkada kemarin di Makassar”, tegas Farid.

“Pilkada 2020 adalah Pilkada yang paling banyak senyumnya”, tutupnya.