oleh

Sosialisasi Perda, Anggota DPRD Makassar Andi Hadi Ajak Masyarakat Paham Program Jagai Anakta’

Makassar,Inisulsel.com – Anak adalah karunia Allah SWT, olehnya harus dijaga hak hak yang melekat padanya. Mereka harus dihormati, disayangi, dipromosikan, dan dilindungi.

“Kita miris melihat banyaknya eksploitasi anak, terutama kita melihat anak-anak digunakan untuk minta-minta di jalanan. Padahal itu adalah area berbahaya,” ujar Andi Hadi Ibrahim.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim saat menggelar Sosialisasi Angkatan 9 dengan Perda Nomor 05 Tahun 2018 tentang Perlindungan Anak, di Hotel Tree, Makassar. Minggu (12/06/2022).

Pada intinya perda ini hadir sebagai payung hukum dalam mengawal perlindungan anak, baik dari unsur pemerintah dan legislatif senantiasa memantau itu. ” kalau ada aspirasita, laporannya soal kekerasan terhadap anak sampaikan ke kami untuk Kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Achi Soleman, Kadis Perlindungan Anak dan Perempuan mengatakan, Perda ini adalah inisiatif anggota DPRD kota Makassar. Sebagai pihak terkait, melalui UPT perlindungan perempuan dan anak melakukan 7 pelayanan secara gratis, mulai dari layanan pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, pendampingan korban, dan rekomendasi nikah.

“Banyak kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi dari tahun ketahun, olehnya perlu perhatian serius dari orang tua untuk menjaga anak kita, jagai anakta, jagai kotata,” imbuhnya.

Sementara narasumber yang lain, Dr. Muh. Asrar, Pemerhati pendidikan anak mengungkapkan, Perda ini mencakup 15 poin cakupan ruang lingkup mulai dari prinsip dan tujuan hingga ketentuan penutup. Perlindungan kepada anak pada kategori usia dibawah 18 tahun.

“Perlindungan anak ini berarti memenuhi hak anak dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh berkembang tanpa diskriminasi. Setiap orang yang melanggar peraturan daerah ini akan dikenakan sanksi hingga pidana,” katanya.

(Ananta)