oleh

Gelar Pembekalan KKP, Wakil Rektor II Unismuh Junjung Tinggi Integritas Jaga Almamater Kampus

Makassar,Inisulsel.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Pembekalan Mahasisiwa Kuliah Kerja Profesi (KKP)

Kegiatan pembekalan KKP FEB Unismuh Makassar ini dilaksanakan di Balai Sidang Muktamar ke 47 Unismuh Makassar, Selasa 26 Juli 2022.

turut hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Rektor Unismuh Makassar yakni Wakil Rektor II Unismuh Makassar Dr H Andi Sukri Syamsuri SPd MHum, Ketua BPH Unismuh Makassasr Prof Dr H Gagaring Pagalung MSi AkCA, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr H Andi Jamán MPd, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan III FEB Unismuh
serta seluruh Jajaran FEB Unismuh Makassar.

Dalam Laporan Panitia yang disampaikan oleh Wakil Dekan 1 FEB Unismuh Makassar Agus Diwana menyamapiakan bahwa total peserta KKP Untuk angkatan 755 Orang untuk angkatan 2019, reguler 677 oran, Non Reguler 20 Orang, KKN-MAs 7 orang terditri dari 3 orang mahasiswa akuntansi, Mahasiswa Manajemen 3 orang, siswa 1 orang Mahasiswa Ekis,

Selanjutnya Total instansi yang akan dilaksanakan mulai pada tanggal 27-30 September 2022 yaitu 300 instansi pemerintah daerah 38 Instansi, Instansi BUMN dan swasta 262 total Pembimbimbing KKP sebanyak 89 orang, 15 orang Tim Monev dari unsur pimpinan.

“Kegiatan pembekalan salah hari ini ini sebelumnya kemarin kita awali dengan bapak ibu dosen pembimbing melalui dari hari ini di lakukan secara offline yaitu ada 4 materi yang akan disampaikan pada saat ini yang pertama yaitu aspek praktis dalam dunia kerja, materi kedua Standar pelaksanaan KKP 2022, Materi ketiga yakni Teknik Pelaporan KKP, MIK dan Akhlak dalam melakukan Kuliah Kerja Profesi,”

Semua baju untuk pelaksanaan KKP sudah ada ditangan Mahasiswa yang melaksanakan KKP, untuk tahun kedepannya tidak menjadi permasalahan dalam pelaksanaan KKP tersebut, ditahun ini kita membuat buku laporan dan panduan KKP yang selama ini belum ada buku panduan tersebut,

“Pelaksanaan Kegiatan KKPakan dimulai besok hingga september mendatang dan itu berdasarkan kalender akadamik Unismuh Makassar”tandasnya.

Sementara itu, Dekan FEB Unismuh Makassar Dr Andi Jamán M.Pd dalm sambutannya menyampaikan bahwa sikap ini yang haru menjadi warna selama menjalani KKP, Inetgritas, profesional dan Enterpreneurship, selama berada di tempat KKP Mahasiswa adalah Duta Unismuh, penilaian masyarakat tempat melaksanakan kegiatan KKP langsung menyorot kepada institusi dan almamater kita, kalau sekiranya mahasiswa berlaku baik dan buruk.

“Dengan harapan bahwa, agar selama melakukan kegiatan KKP perlihatkanlah ketiga sikap ini, integritas, kejujuran, akhlakul karimah, jangan sampai menimbulkan kesan “begitukah Mahasisw FEB Unismuh”, hadirkan selalu sikap dan perilaku selama berKKP adalah akhlakul karimah, kita tidak ingin mendengar cerita yang kurang berkenan dari tempat kita ber KKP, perlihatkanlah akhlakul karimah terutama dalam penerapan ibadah sholat, saya selalu menekankan bahwa pentingnya masalah Sholat, karena inilah yang menjadi penilaian kalau waktu sholat tiba sepanjang tidak ada pekerjaan yang mendesak, mahasiswa harus menjadi yang terdepan didalam pelaksanaan ibadah sholat karena itulah yang menjadi penilian,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nakhoda FEB Unismuh ini menyampaikan bahwa sikap profesionalisme ini juga harus ditumbuhkan, artinya bahwa kita bekerja selama berKKP sesuai dengan kompetensi bidang keilmuan.

“Selama berkegiatan cobalah selalu punya inisiatf, jangan menunggu instruksi baru bekerja, jangan juga sebaliknya pekerjaan kita lakukan semua tanpa koordinasi, karena ditempat kita ada dosen pembimbing lapangan dari instansi t4 KKP dan dosen pembimbing dari FEB. Selalulah melakukan koordinasi dengan dua dosen pembimbing,”

Andi Jamán menuturkan bahwa marilah menjaga nama baik almamater kita, kita harus menjadi contoh terdepan didalam menjaga nama baik Unismuh kita ini, bagaimana nantinya bisa menyusun laporan,

“kegiatan laporan itu dilakukan setiap hari, semoga kegiatan pembekalan ini bisa berefek pada kinerja selama berKKP, ada hal yang tidak dipahami, hambatan jangan dipendam sendiri, berkoordinasilah dengan dua dosen pembimbing yang sudah disiapkan,” tukasnya.

Kegiatan pembekalan KKP Mahasiswa. (NL)

Di tempat yang sama mewakili Rektor Unismuh Makassar Andi Sukri Syamsuru MHum menyampaikan bahwa terkhusu untuk peserta bahwa KKP ini adalah wajib sebuah bagian mata kuliah yang harus dilulusi oleh para Mahasiswa tidak bisa mendapatkan gelar sarjana kalau tidak lulus dalam mengikuti kegiatan KKP hari ini.

“Ini adalah sebuah program pembelajaran para mahasiswa diluar kampus, oleh menteri Pendidikan ini adalah bagian dari MBKM pada lingkaran ke 6 yaitu Kuliah Kerja Nyata dalam bentuk Tematik, dan saya kira ini adalah bentuk tematik karena bertemakan aspek dalam bentuk ekonomi, dengan KKP telah menunjukkan eksistensi Unismuh Makassar sebagai perguruan Tinggi yang menjunjung tinggi tridharma atau catur darma,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wakil Rektor II Unismuh Makassar ini menambahkan bahwa saya mengharapkan bahwa yang ikut KKP hari ini selain mengimplentasikan selama kuliah enam semester sebelum KKP juga harus belajar tentang untuk mendapatkan informasi bagaimana masyarakat itu, sesungguhnya KKP bisa menjadikan sebagai ajang mahasiswa untuk mencari data dalam menyusun skrip penyelesaian akhir.

“Harus menyadari bahwa kita terjun ke masyarakat dalam melakukan kegiatan KKP, para mahasiswa menjadi duta Unismuh, anda memperlihatkan perfom atau wajah Unismuh ditengah Masyarakat, jadi orang akan melihat yang melakukan KKP ini adalah Unismuh Makassar, secara semiotik pelambangan ini adalah Unismuh Makassar artinya bahwa menjaga nama baik Unismuh Makassar selama berada dilokasi KKP,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Andis ini menuturkan bahwa saya yakin para Mahasiswa ini sudah tammat Al Islam dan Kemuhammadiyahaannya dalam tanda petik sudah enam semester belajar tentang Al Islam dan Kemuhammadiyahaan, tentu apa yang disampaikan oleh BPH tentang integritas sudah ada didalam diri para mahasiswa yang bisa ditampilkan nantinya pada saat melakukan KKP.

“Dengan harapan bahwa berprilaku, bertindak, dan berpakaian harus mencerminkan sebagai Mahasiswa Unismuh Makassar, Konsep Integritas betul-betul harus diperlihatkan karena hal tersebut sangat dijunjung tinggi, di Unismuh Makassar, Pelaksanaan KKP hari ini bukanya hanya sebagai simbol dan mendaparkan sertifikat, KKP adalah tempat untuk mengimplementasikan pengetahuan dan tempat untuk belajar kembali mengetahui bagaimana masyarakat sosial; yang ada disekitar kita khususnnya yang terkait dengan kehidupan ekonomi di Indonesia,” tukasnya.

(Humas Unismuh)