oleh

Implementasi Perda KTR, Arifin Kulle Harap Semua Pihak Bersinergi

Makassar,Inisulsel.com – Legislator DPRD Makassar, H. Arifin Dg Kulle mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya kawasan tanpa asap rokok.

Hal itu telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Tujuannya adalah menciptakan ruang dan lingkungan yang tetap bersih dan sehat serta meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat di ruang-ruang yang dilarang untuk merokok utamanya ruang publik,” ungkap Arifin Dg Kulle saat menggelar sosialisasi angkatan 15 di Hotel Khas, Makassar. Minggu (18/09/2022).

Selain dirinya, turut hadir selaku narasumber yaitu Kepala Bidang Penataan PPLH Dinas Lingkungan Hidup Makassar Drs Suwandi dan Ketua Lembaga Pelatihan dan Kewirausahaan Gema Training, Jamsir Arsyad.

Lebih lanjut, Legislator Demokrat itu menyampaikan, setiap orang dilarang merokok di kawasan tanpa rokok, dan setiap orang dilarang memproduksi, mempromosikan, mengiklankan, menjual atau membeli rokok.

“Jika melanggar akan dikenakan sanksi berupa denda 1 juta sampai 50 juta,” katanya saat membuka kegiatan.

Anggota DPRD Makassar Arifin Dg Kulle saat membuka kegiatan sosialisasi. (NL)

Menurutnya, semua pihak harus ambil peran dalam bersinergi demi memasifkan implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ini bisa ditingkatkan lagi.

“Semua unsur harus ikut berperan menyebarluaskan perda ini. Tujuannya, agar masyarakat tahu mana yang boleh atau masuk KTR,” harapnya.

Di dalam Perda KTR, telah diatur kawasan-kawasan yang memiliki batasan untuk aktivitas merokok, seperti area perkantoran, rumah ibadah, daerah sekolah, sarana olahraga, hingga tempat wisata. (ILH)