oleh

Teladani Sifat Rasulullah, Masyarakat Asal Sidrap Assamaturu’ Lewat Maulid Nabi Muhammad SAW

MAKASSAR,Inisulsel.com – 12 rabiul awal merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, banyak di antara umat muslim memperingatinya sebagai wujud rasa cinta dan kasihnya kepada Rasulullah SAW.

Berbagai bentuk kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tradisi dan budaya daerah masing-masing mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Seperti yang dilakukan oleh Tripilar, Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidrap (IKM), (Ikatan Sarjana Asal Sidrap (ISA), Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Sidrap (IPMI) dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah.

Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Sebagai Bekal Menjadi Pribadi Unggul”, peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun ini diselenggarakan di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Makassar, Jumat, 28 Oktober 2022.

Suasana Kegiatan Maulid. (ist)

 

Turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap mewakili Bupati, Kabag Kesra Pemkot Makassar mewakili Wakil Walikota Makassar, beberapa Kepala Dinas dan Pejabat Pemkab asal Sidrap, Pelajar serta Mahasiswa asal Sidrap.

Ketua Panitia Penyelenggara, Ruslan Mahmud menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah kegiatan rutin dari ikatan kekerabatan masyarakat Sidrap yang berkolaborasi dengan IPMI dan ISA Sidrap.

Dalam momentum tersebut dirinya mengajak kepada warga Sidrap yang ada di Makassar untuk bersatu padu, dengan melakukan sesuatu prinsip assamaturu’ yang artinya kebersamaan.

“Di dalamnya ada tiga point, ada masseddi ada’, masseddi gau’ dan masseddi siri’, jadi kita orang Sidrap harus solid dan selalu bersama-sama memikirkan bagaimana Sidrap semakin berkembang kedepan caranya dengan gotong royong,” ujar alumni Fakultas Hukum Unhas ini.

Sementara itu, Ketua Umum IKM Sidrap, Prof Andi Alimuddin Unde mengatakan melalui momentum peringatan maulid Nabi Muhammad ini, adalah bagaimana mempererat tali persaudaraan antara masyarakat Sidrap yang ada di Makassar dan masyarakat dari Sidrap sendiri.

“Maulid ini menjadi hubungan untuk membangun silaturahmi, membangun sinergi antara kelompok masyarakat lain. Bagaimana upaya maulid ini menjadi strategis, tentu saja dibarengi oleh Akhlakul Karimah,” terang Prof Alimuddin.

Ketua Umum Pengurus Pusat ISA Sidrap, Mahmud Lakaya dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa di Makassar ada sekitar 50 ribu lebih masyarakat asal Sidrap. Ia melihat ada potensi yang lebih baik kedepan, kepentingan sebagai ikatan sarjana akan selalu memberikan dukungan kepada masyarakat Sidrap.

“Kami berharap akan banyak kontribusi yang lahir di kota Makassar ini khususnya para pelajar, mahasiswa dan sarjana asal Sidrap dengan memberikan dampak-dampak positif kedepan untuk pembangunan daerah,” kata dia. (IST)