oleh

Fasruddin Rusli : Masyarakat Punya Peran Penting Dalam Perda Perlindungan Guru

Makassar,Inisulsel.com – Pendidikan hari ini menjadi menurun akibat kurangnya ketegasan pembimbingan dari guru. Sebab adanya ketakutan dari guru melakukan tindakan tegas terhadap siswa. Ujungnya bisa menjadi kriminalisasi.

Hal ini terungkap oleh Anggota DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusly saat membuka kegiatan Sosialisasi angkatan 5, Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2022 tentang Perlindungan Guru di Hotel Royal Bay, Jumat (12/05/2023).

“Sekarang pendidikan kita mengalami penurunan akibat kekhawatiran guru-guru kita dalam mendidik. Dulu kita pak, salah sedikit, dipukul penggaris sama guru. Sekarang dicubit sedikit bisa dilaporkan polisi,” imbuh Legislator PPP itu menggebu.

Suasana kegiatan sosialisasi. (Fj)

Menurutnya, hal ini yang mendasari DPRD Makassar, membuat Perlindungan hukum yang jelas kepada tenaga pendidik atau guru. Demi menjaga kelancaran dan kesuksesan belajar mengajar di sekolah.

“Kami harap warga bisa paham bahwa guru telah dilindungi dari segi hukum dengan batasan tertentu. Jadi kami harap masyarakat sebagai orang tua siswa bisa berperan menjaga kelancaran proses belajar mengajar,” tutupnya.

Menjadi guru di Indonesia memang tidaklah mudah, masih sering ditemukan berbagai permasalahan yang harus diselesaikan oleh guru mulai dari urusan administrasi, mengajar, tugas tambahan di sekolah, dan lain sebagainya. Belum lagi kesejahteraan guru di Indonesia terkadang tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.