oleh

Webinar Nasional PKM UNM Peningkatan Pemahaman Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi

Makassar,Inisulsel.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Asiosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) sukses laksanakan webinar.

Webinar ini dilaksanakan secara luring di Grand Asia Hotel Makassar dan secara Daring Via Zoom selama dua hari, 8-9 juli 2023. Adapun peserta yang hadir berjumlah 128 dari 37 instansi dari seluruh Indonesia.

Webinar ini memberikan paradigma baru tentang pendidikan untuk difabel bahwa semua individu difabel wajib mendapatkan pendidikan yang layak hingga keperguruan tinggi. Lalu bagaimana prosedurnya? Apa saja yang harus disiapkan? Dan bagaimana gambaran universitas yang telah sukses melaksanakan pendidikan inklusi di perguruan tinggi.

Webinar ini menghadirkan Narasumber yang berkualitas dibidangnya masing-masing dan juga sangat memahami tentang pemberian layanan pendidikan inklusi di perguruan tinggi: Nur Azisah, Ph.D (Tim Pendidikan Khusus Belmawa Dikti), Rolah, S.Ag., BSW., MA., Ph.D (Tim Ahli PLD UIN Sunan Kalijaga Jogja), Zubaidah Ningsi, S.Si., M.Phil., Ph.D (Kepala UPT PSLD Universitas Brawijaya Malang), Dr. Weny Savitry S. Panda, M.Si., Psikolog (Dosen Unika Atma Jaya Jakarta dan Ketua APPI Pusat).

Maria Wirastari, M.Psi., Psi. (Alumni Difabel dan Profesi Unika Atma Jaya), Alif Husain Rasyidi, S.Psi (Penyandang Low Vision dan Ketua Komunitas Peduli Inklusi Nusantara), Unita Werdi Rahajeng, M.Psi., Psikolog (Psikolog Univ. Brawijaya Malang), Ni Ketut Desi Ariani (Volunter Univ. Brawijaya Malang, Awarde LPDP) dan Antoni Tsaputra, S.S., M.A., Ph.D (Dosen Difabel Univ. Negeri Padang).

Tangkapan layar webinar.

Webinar ini juga mengundang pemateri difabel sekaligus berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Indonesia, selain itu ada juga narasumber difabel yang berprofesi sebagai dosen psikologi di salah satu universitas di Indonesia. Webinar ini di fasilitasi dengan Juru Bahasa Isyarat yang dibawakan oleh Selfiana Saenal, S.Pd., M.Sn.

Eva Meizara Puspita Dewi, S.Psi., M.Si., Psikolog, selaku ketua pelaksana kegiatan Bersama Dr. Basti M.Si dan Amirah Aminanty selaku anggota berharap bahwa peserta bisa mendapatkan informasi tentang pelaksanaan regulasi pendidikan inklusi di perguruan tinggi. Mahasiwa difabel diberikan hak yang sama untuk belajar dengan prinsip dasar: Education For All. (HH)