oleh

Syukran Kahfi Minta Pemerintah Maksimalkan Pembinaan dan Konseling untuk Anjal dan Gepeng

MAKASSAR,INISULSEL.COM, – Anggota DPRD Kota Makassar, Syukran Kahfi mendukung pemerintah kota menuntaskan penanganan anak jalanan gelandangan, pengemis dan pengamen atau Anjal Gepeng.

Itu disampaikan Syukran Kahfi saat menggelar sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 2 tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen di Kota Makassar, di Hotel Grand Imawan, Selasa(26/09/2023).

“Kalau kita lihat misalnya di lampu merah Pengayoman itu banyak sekali pengamen. Mereka bebas karena tidak diawasi,” ujarnya.

Syukran Kahfi saat menggelar sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 2 tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen di Kota Makassar, di Hotel Grand Imawan, Selasa(26/09/2023).
Dok. Pribadi

Legislator PAN Makassar yang juga putra dari Anggota DPR RI Ashabul Kahfi ini menegaskan Dinas Sosial sebagai leading sektor untuk terus melakukan pembinaan. Begitu juga dengan penjaringan ke jalan-jalan.

“Ketika Dinas Sosial tidak berhenti melakukan ini maka tentunya pasti efektif. Kalau hanya sekali dua kali tiap bulan tentu ini tidak berdampak,” tambahnya.

Masyarakat pun diminta untuk menjadikan ini sebagai pekerjaan. Apalagi melibatkan anak-anak sebagai pemicu rasa iba.

 

Syukran sapaan akrabnya, menyampaikan, anjal adalah mereka yang beraktivitas di jalanan sekitar delapan jam. Sehingga, memang perlu pengawasan dan kontrol dari pemerintah.

“Sementara, gelandangan sesuai perda ini yakni seseorang hidup tidak layak dan tidak memiliki pekerjaan. Gepeng ini pindah-pindah,” jelasnya.

“Pengemis, mereka yang mengatasnamakan lembaga dan mencari penghasilan dengan meminta-minta dijalan atau ditempat umum,” tambahnya.

Pembinaan anjal dan gepeng, sambung Syukran, ada tiga yakni pencegahan, pembinaan lanjutan dan rehabilitasi sosial.

“Langkah pencegahan ada empat, diantaranya itu pendataan dan pemantauan,” tutupnya. (Sat)