Wali Kota Makassar Bersama Wakil Walikota dan Jajaran Tertibkan Kendaraan Dinas Sejumlah OPD

Munafri Arifuddin Tertibkan Kendaraan Dinas Seluruh OPD di Lapangan Karebosi(ist)

Makassar,Inisulsel.com –  Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin penertiban kendaraan dinas (randis) yang digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Karebosi pada Sabtu (8/3/2025) sebagai bagian dari upaya memastikan penggunaan kendaraan dinas yang efisien, transparan, dan sesuai aturan.

Dalam inspeksi tersebut, Munafri didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Kepala Inspektorat Makassar Andi Asma Zulistia Ekayanti, serta Kepala BPKAD Kota Makassar, M. Dakhlan.

Menertibkan Penggunaan Randis yang Tidak Sesuai

Munafri menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan aset negara yang harus digunakan sesuai fungsinya, yaitu untuk kepentingan operasional pemerintahan, bukan keperluan pribadi.

“Kendaraan ini dibeli dengan uang negara, jadi penggunaannya harus sesuai aturan. Tidak boleh ada penyalahgunaan,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan yang mencakup delapan OPD pertama, ditemukan beberapa kendaraan yang tidak sesuai aturan, seperti randis yang digunakan oleh pejabat yang tidak berhak, kendaraan dengan lebih dari satu pengguna, serta beberapa yang memakai pelat hitam padahal seharusnya berpelat merah.

“Ada kendaraan dinas yang digunakan lebih dari satu orang, bahkan ada yang sudah berganti pengguna tetapi belum dikembalikan secara resmi. Ini tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan aset negara,” kata Munafri.

Peralihan ke Sistem Sewa Kendaraan

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Makassar berencana mengadopsi sistem sewa kendaraan dinas. Menurut Munafri, sistem ini dapat mengurangi beban belanja modal dan memastikan kendaraan dikelola lebih efisien oleh vendor.

“Ke depan, kita akan mencoba sistem sewa. Dengan cara ini, setelah masa sewa habis, pihak vendor yang akan menarik kendaraan, sehingga kita tidak terbebani dengan pengelolaan jangka panjang,” jelasnya.

Selain itu, untuk memastikan identifikasi yang lebih jelas, setiap kendaraan dinas akan diberi tanda khusus, seperti pemasangan stiker resmi yang menunjukkan OPD pengguna.

“Hari ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi juga inspeksi dan supervisi. Kami ingin memastikan bahwa kendaraan dinas, baik roda empat maupun roda dua, benar-benar digunakan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Penertiban Berlanjut ke Seluruh OPD

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Makassar, M. Dakhlan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal dari penertiban randis di seluruh OPD.

“Hari ini kita mulai dengan delapan dinas pertama, dan selanjutnya akan terus dilakukan hingga seluruh kendaraan dinas terdata dengan baik. Kami ingin memastikan tidak ada kendaraan yang luput atau disalahgunakan,” ungkapnya.

Dengan langkah tegas ini, Pemkot Makassar berharap dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan aset negara, sekaligus memastikan bahwa kendaraan dinas benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

redaksi: