Zulkifli Nanda Diusulkan Jadi Sekda Makassar, Siap Kawal Arah Pembangunan Kota

Makassar,Inisulsel.com — Wali Kota Makassar, Munafri “Appi” Arifuddin, resmi mengusulkan Andi Zulkifli Nanda sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Makassar. Usulan ini tertuang dalam Surat Wali Kota Nomor 800/3055/BKPSDMD/V/2025 yang dirilis pada Kamis, 15 Mei 2025. Dalam surat tersebut, Appi menilai Zulkifli memiliki kompetensi yang sesuai untuk mendukung roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di Kota Makassar.

Zulkifli, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, muncul sebagai kandidat terkuat dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Proses seleksi ini merujuk pada Surat Ketua Panitia Seleksi Nomor 10/PANSEL-JPTP/IV/2025 tertanggal 27 April 2025. Dalam seleksi tersebut, Zulkifli mengungguli dua kandidat lain: Kepala BPBD Achmad Hendra dan Sekretaris DPRD Dahyal.

“Setelah mempertimbangkan hasil seleksi dan kebutuhan strategis daerah, kami menetapkan A. Zulkifli Nanda, S.STP., M.Si., sebagai calon Sekda definitif. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 127 Ayat 2 dan 3 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS,” tulis Appi dalam surat pengusulan tersebut.

Appi juga telah mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Sulawesi Selatan untuk menetapkan Zulkifli secara definitif. Bersama surat tersebut, disertakan pula profil lengkap Zulkifli, termasuk NIP 198006301998101002, pangkat Pembina Tingkat I (IV/b), dan rekam jejaknya sebagai Kepala Bappeda.

Zulkifli dikenal tidak hanya karena kiprah profesionalnya, tetapi juga karena kedekatannya dengan dunia politik. Ia adalah suami dari Fatma Wahyudin, anggota DPRD Sulsel sekaligus Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Partai tersebut merupakan salah satu pengusung pasangan Appi–Aliyah Mustika Ilham dalam Pilkada Makassar 2024.

Jika pengusulan ini disetujui Gubernur, Zulkifli akan memegang peran sentral dalam mengawal kebijakan strategis Pemkot Makassar, khususnya dalam akselerasi pembangunan dan peningkatan layanan publik. Diharapkan, kehadirannya mampu memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan kota Makassar.

redaksi: