Fadli Wellang dan Kamelia Thamrin Naik Daun, Jabat Pos Strategis di Pemkot Makassar

Makassar, Inisulsel.com – Dua nama pejabat Pemerintah Kota Makassar tengah menjadi sorotan. Fadli Wellang dan Kamelia Thamrin Tantu resmi menempati jabatan strategis usai dilantik oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota pada Senin (23/6/2025).

Fadli Wellang mendapat promosi sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), sekaligus ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora. Sementara Kamelia Thamrin dimutasi dari jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM dan kini menjabat Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), serta merangkap sebagai Plt Kepala BKPSDMD.

SK penunjukan Plt diserahkan langsung oleh Wali Kota Munafri usai pelantikan, sebagai bagian dari penataan birokrasi untuk mendukung percepatan pembangunan kota.

Penataan birokrasi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Masih banyak posisi strategis yang harus kita isi. Ini adalah proses untuk mencapai tujuan besar pembangunan, dan manusia adalah perangkat utamanya,” ujar Munafri.

Dari ‘Non Job’ hingga Jabatan Puncak

Fadli Wellang sebelumnya merupakan pejabat fungsional di Bagian Protokol, pasca non job di masa pemerintahan sebelumnya. Ia juga dikenal publik sebagai mantan Camat Mamajang, dan kini kembali dipercaya menduduki jabatan penting di sektor kepemudaan dan olahraga.

Kamelia Thamrin pun bukan sosok baru di birokrasi. Perpindahannya ke BKPSDMD menempatkannya di posisi strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia ASN Pemkot Makassar.

Keduanya mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya dijalankan oleh pejabat sementara. Plt Dispora sebelumnya dijabat oleh Andi Muhammad Yasir, sementara Plt BKPSDMD dipegang oleh Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda.

Dorongan Akselerasi dan Efisiensi

Menurut Munafri, pengisian jabatan ini adalah bagian dari strategi besar untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mempercepat realisasi program-program prioritas.

Setiap pejabat yang kami lantik bukan sekadar menempati posisi, tapi diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan Kota Makassar,” tegasnya.

Langkah ini juga dinilai sebagai sinyal terbukanya peluang bagi ASN profesional lainnya untuk tampil dan berkinerja lebih optimal di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Dengan penempatan dua figur ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya pada pembaruan birokrasi yang dinamis, meritokratis, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

redaksi: