Pemkot Makassar Bersama Forkopimda Gelar Salat Gaib untuk Korban di Pelataran DPRD

Pemkot Makassar Bersama Forkopimda Gelar Salat Gaib untuk Korban di Pelataran DPRD

Makassar, Inisulsel.com – Langit Makassar siang ini seakan ikut berduka. Di pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, ratusan jamaah larut dalam suasana hening penuh kesedihan saat salat gaib digelar untuk mengenang empat korban insiden kebakaran yang merenggut nyawa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran SKPD, Forkopimda, Dandim, Kejari, anggota DPRD, hingga mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar, berdiri dalam satu saf, menyatukan doa dan harapan.

Tepat pukul 13.30 WITA, pelataran DPRD dipenuhi jamaah yang khusyuk menundukkan kepala. Foto keempat korban terpampang di hadapan mereka, menjadi pengingat betapa dalam duka yang dirasakan oleh seluruh warga kota.

Salat gaib ini bukan sekadar ritual, melainkan wujud cinta, penghormatan, dan doa tulus agar arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dengan segala amal kebaikannya.

Dalam keterangannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa momen ini bukan hanya sekadar doa, tetapi juga pengingat penting agar tragedi serupa tak terulang.

“Hari ini kita berada di Gedung DPRD Kota Makassar melaksanakan salat doa bersama rekan-rekan BEM, Forkopimda, anggota DPRD, SKPD, dan masyarakat. Kita hadir untuk memberikan doa terbaik kepada para korban yang gugur dalam menjalankan tugas,” ujar Appi, sapaan akrabnya.

Munafri juga menyampaikan bahwa kondisi Makassar perlahan mulai membaik berkat koordinasi lintas sektor antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Aktivitas warga pun berangsur kembali normal.

Namun, ia menegaskan bahwa tragedi di DPRD Makassar tidak boleh dianggap sebagai demonstrasi biasa. Menurutnya, aksi anarkis itu jauh dari nilai kemanusiaan.

“Saya sangat meyakini ini bukan aksi mahasiswa, tetapi ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dari sini kita belajar bahwa menjaga kondusifitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Terkait pengamanan, Munafri menyerahkan sepenuhnya kepada aparat TNI-Polri. Pemerintah kota, kata dia, siap mendukung langkah terbaik demi menjaga stabilitas dan keamanan.

“Apakah sistem penjagaan dilanjutkan atau tidak, itu kita serahkan pada kajian aparat. Yang jelas, kita semua harus memastikan Makassar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

admin: