oleh

Tingkatkan Respons Publik, Kanwil Ditjenpas Sulsel Latih Humas Hadapi Krisis dengan Pendekatan Data dan AI

MAKASSAR,INISULSEL.COM, — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bertema “Peningkatan Kapasitas Humas Bagi Petugas Pemasyarakatan dalam Penanganan Krisis Berbasis Data dan Inovasi AI” pada Rabu (10/12/2025), bertempat di Aula Dr. Sahardjo Kanwil Ditjenpas Sulsel. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, para pejabat struktural, seluruh JFT Kanwil, serta Humas UPT Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Kegiatan dimulai dengan laporan Ketua Panitia oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, Muhammad Ali. Dalam laporannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat profesionalitas humas pemasyarakatan di tengah dinamika informasi publik yang kian cepat. “Bimtek ini kami rancang untuk meningkatkan kemampuan analisis, manajemen isu, dan respon cepat berbasis data. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan teknologi dan AI dalam pengelolaan informasi di satuan kerja masing-masing,” ujarnya.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya humas sebagai pengelola persepsi publik dan penjaga citra pemasyarakatan. “Humas hari ini bukan sekadar penyampai informasi, tetapi pengelola opini publik. Karena itu dibutuhkan ketepatan data, kecepatan respon, dan kemampuan membaca arah isu. Pemanfaatan AI dalam kerja humas bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan informasi yang semakin dinamis,” tegasnya.

Setelah pembukaan, sesi materi dimulai dengan pemaparan dari Sayid Fauzy dari Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) yang membawakan materi mengenai penguatan kapasitas humas, strategi penanganan krisis berbasis data, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung kerja kehumasan. Materi ini memberikan wawasan mendalam mengenai tantangan dan peluang humas di era digital.

Materi selanjutnya disampaikan oleh A. Ardiansyah Akbar, yang membahas keprotokoleran dan manajemen krisis. Ia memaparkan pentingnya pengelolaan acara yang profesional, teknik merespons situasi genting, serta strategi komunikasi efektif untuk mencegah eskalasi isu—materi yang sangat relevan dengan tugas operasional humas di lingkungan pemasyarakatan.

Sesi berikutnya diisi oleh Nurhidayat Mappatoba yang membawakan materi teknik peliputan melalui foto dan video. Dalam penyampaiannya, peserta diberi pemahaman teknis mengenai pengambilan visual yang informatif, estetis, dan sesuai kaidah pemberitaan, sehingga produk dokumentasi dapat mendukung kualitas komunikasi publik yang lebih baik.

Seluruh rangkaian kegiatan Bimtek berjalan lancar, interaktif, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta baik secara langsung maupun daring. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat kualitas kehumasan pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.(**)