
MAKASSAR,INISULSEL.COM,— Anggota DPRD Makassar, Muchlis Misbah memiliki catatan tersendiri terkait 1 tahun jalannya pemerintahan Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham.
Secara umum, Muchlis menganggap, pemerintahan telah berjalan cukup baik. Sejumlah janji politik MULIA, akronim Appi-Aliyah saat kampanye, dianggap telah ditunaikan.
“Satu tahun pemerintahan ini sudah lumayan bagus. Beberapa janji politik sudah terealisasi. Misalnya pembangunan stadion yang sudah ada rencana dan progresnya. Kemudian program sampah gratis sudah berjalan,” ungkap Muchlis, pada Kamis (19/2/2026).
Selain itu, Bendahara Fraksi Mulia itu mengapresiasi langkah pemkot yang berani melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas wilayah di Kota Makassar.
“Penataan PKL juga menurut saya sudah tepat. Untuk mewujudkan kota yang indah memang harus ada penataan seperti itu. Tujuannya jelas, agar Makassar lebih bersih dan tertata,” katanya.
Kendati demikian, Muchlis mengaku punya sejumlah catatan yang mesti untuk ditingkatkan oleh duet Munafri-Aliyah pada sisa periode mereka.
“Misalnya soal Karebosi. Kita menunggu realisasi pembangunannya agar segera dipercantik sesuai dengan yang dijanjikan. Begitu juga dengan PSL sampah yang perlu segera dibangun,” ujar Sekretaris Hanura Makassar itu.
Begitu pun perihal program sampah gratis. Katanya, program tersebut telah bagus dalam konsepnya. Hanya saja, menurut Muchlis, masih ada kendala teknis yang perlu untuk dimutakhirkan.
“Untuk program sampah gratis sebenarnya sudah bagus, hanya saja persoalan pengangkutan sampah di tengah masyarakat masih menjadi keluhan. Ada aspirasi warga yang menyampaikan bahwa pengangkutannya masih lambat. Mungkin ini karena kekurangan armada atau perlu pembaruan armada,” tuturnya.
Muchlis menegaskan, hal itu mesti menjadi perhatian wali kota dan wakil wali kota. Bahkan, bila Pemkot Makassar perlu persetujuan untuk penambahan armada agar program tersebut berjalan lancar, Muchlis mengaku siap mengawal di DPRD Makassar.
“Kalau memang dibutuhkan penambahan armada atau pembaruan, DPR tentu siap mendukung. Itu menjadi PR kecil ke depan agar penanganan sampah bisa lebih maksimal,” katanya.
Terkait penertiban PKL, Muchlis juga berpandangan, Pemkot Makassar tetap harus memperhatikan dampaknya. Sebab, kata Muchlis, hal itu berkaitan dengan hajat hidup pedagang yang ditertibkan.
“Namun demikian, pemerintah juga perlu memikirkan dampaknya terhadap para pedagang yang mencari rezeki di lokasi tersebut. Nasib mereka juga harus diperhatikan. Ini menjadi PR bagi Wali Kota dan SKPD terkait,” ucap Muchlis.
Lebih lanjut, Muchlis menilai, satu tahun pemerintahan kota Makassar telah berjalan ‘on the track’. Meski masih banyak yang perlu untuk dibenahi, tapi bagi Muchlis, Munafri-Aliyah telah menunjukkan tekadnya dalam membawa Makassar jauh lebih maju dan berkembang.
“Sisa kita tunggu kejutan-kejutan kecil yang mesti dilakukan oleh Pak Appi dan Ibu Aliyah,” pungkasnya.(**)


