
Makassar, Inisulsel.com – Ketersediaan layanan keluarga berencana (KB) yang optimal tidak terlepas dari peran penting para pengelola dan petugas logistik alat dan obat kontrasepsi serta sarana penunjang pelayanan KB. Keberadaan mereka menjadi faktor strategis dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif, aman, dan berkelanjutan.
Pengelola dan petugas logistik memiliki tanggung jawab dalam menjamin proses pengadaan, penyimpanan, hingga pendistribusian alat dan obat kontrasepsi terlaksana tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Dengan demikian, kebutuhan pelayanan KB di seluruh wilayah Kota Makassar dapat terpenuhi secara optimal.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., mengatakan bahwa keberhasilan program keluarga berencana tidak hanya ditentukan oleh pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga didukung oleh sistem logistik yang baik.
“Pengelolaan logistik alat dan obat kontrasepsi memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin keberlangsungan pelayanan KB. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai akan memastikan masyarakat mendapatkan layanan secara mudah, aman, dan berkualitas,” ujar Irwan Bangsawan.
Menurutnya, pengelola dan petugas logistik merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana karena berperan menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
“Ketepatan dalam pengadaan, penyimpanan, dan distribusi alat serta obat kontrasepsi menjadi kunci agar pelayanan dapat berjalan tanpa hambatan. Oleh karena itu, sinergi dan profesionalisme para petugas logistik harus terus diperkuat,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan keluarga berencana yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas.
Melalui pengelolaan logistik yang baik dan berkelanjutan, DPPKB Kota Makassar terus berkomitmen memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan keluarga berencana yang berkualitas sebagai bagian dari pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


