oleh

Kepala DPPKB Makassar Luncurkan Penyaluran MBG 3B di Rappocini, Perkuat Upaya Penurunan Stunting

Makassar, Inisulsel.com – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., melaksanakan launching penyaluran Program MBG 3B di Kecamatan Rappocini yang dipusatkan di Kelurahan Tidung dan Kelurahan Bonto Makkio. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peningkatan kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.

Program MBG 3B menyasar kelompok sasaran prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta baduta dan balita non-PAUD. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya membantu pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak dini.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., mengatakan bahwa pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Program MBG 3B merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian kepada kelompok yang paling membutuhkan, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta baduta dan balita. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah terjadinya stunting,” ujar Irwan Bangsawan.

Menurutnya, keberhasilan percepatan penurunan stunting memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui berbagai intervensi yang berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi yang cukup bagi ibu dan anak. Gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan mampu bersaing di masa depan,” tambahnya.

Penyaluran MBG 3B di Kecamatan Rappocini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan hadirnya program tersebut, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kota Makassar.