oleh

umah Zakat dan DPPKB Makassar Serahkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Sasaran GENTING

MAKASSAR,Inisulsel.com – Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah pasangan Adam dan Kasmawati, warga RW 2 Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, saat menerima kunci bantuan Rumah Layak Huni dari Rumah Zakat Kota Makassar. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga sasaran Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga berisiko stunting.

Penyerahan kunci menandai rampungnya proses pembangunan rumah yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada April lalu. Hunian baru tersebut diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih sehat, nyaman, dan layak bagi keluarga penerima manfaat.

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Rumah Zakat Kota Makassar Adri bersama jajaran selaku Orang Tua Asuh (OTA), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Kepala UPT KB Kecamatan Tallo, Penyuluh KB Kecamatan Tallo, Lurah Pannampu Imam Hanafi Harris, S.STP., serta Ketua RT dan RW setempat.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., mengatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, termasuk lingkungan tempat tinggal yang sehat dan layak.

“Rumah yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sinergi antara BKKBN dan Rumah Zakat yang telah menghadirkan intervensi nyata bagi keluarga sasaran melalui Program GENTING. Ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting memerlukan keterlibatan semua pihak,” ujar Irwan Bangsawan.

Pembangunan Rumah Layak Huni tersebut merupakan implementasi kerja sama antara BKKBN dan Rumah Zakat yang telah terjalin sejak 2022 melalui Nota Kesepahaman (MoU). Dalam program tersebut, Rumah Zakat berperan sebagai Orang Tua Asuh yang memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting melalui berbagai intervensi yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan pendekatan yang komprehensif, mulai dari pemenuhan gizi, penyediaan lingkungan sehat, edukasi keluarga, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Rumah yang berdiri kokoh ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol harapan baru bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan menciptakan generasi yang sehat serta berkualitas,” tambahnya.

Program tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya intervensi konkret dan berkelanjutan dalam percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak.

Melalui sinergi pemerintah, lembaga filantropi, dan masyarakat, Program GENTING diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa mendatang.