MAKASSAR,Inisulsel.com — Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Kecamatan Rappocini. Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris Camat Rappocini Andi Zulfadli, S.E., para lurah se-Kecamatan Rappocini, serta seluruh ASN dan PPPK lingkup Kecamatan Rappocini.
Dalam arahannya, Yudistira mengajak seluruh aparatur untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap pekerjaan. Menurutnya, kecintaan terhadap tugas merupakan bagian penting dari tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan keikhlasan akan membentuk sikap disiplin, integritas, serta semangat kerja yang kuat.
“Kalau kita mencintai pekerjaan yang kita jalankan, maka tanggung jawab akan tumbuh dengan sendirinya. Kita harus memberikan yang terbaik karena tugas utama kita adalah melayani masyarakat,” ujar Yudistira dalam arahannya.
Selain membangun etos kerja, Camat Rappocini juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu bagi seluruh ASN dan PPPK. Disiplin tersebut mencakup ketepatan waktu dalam kehadiran, pelaksanaan tugas, hingga penyelesaian pekerjaan secara profesional.
Menurutnya, kedisiplinan aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan aparatur yang disiplin dan bertanggung jawab, penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Yudistira juga mengajak seluruh ASN dan PPPK menjadi teladan dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Makassar di bidang pengelolaan persampahan.
Ia mendorong agar kebiasaan memilah sampah mulai diterapkan dari lingkungan keluarga. Sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu perlu dipilah sejak dari rumah agar pengelolaannya dapat dilakukan secara lebih tepat.
“Kita harus mulai dari diri sendiri dan dari rumah. Kalau aparatur menjadi contoh dalam memilah sampah, tentu akan lebih mudah mengajak masyarakat melakukan hal yang sama,” katanya.
Yudistira berharap kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi budaya bersama di tengah masyarakat. Pemilahan dari sumber dinilai penting untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Melalui Apel Pagi ini, Pemerintah Kecamatan Rappocini kembali menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, berintegritas, sekaligus peduli terhadap lingkungan.
Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta dukungan terhadap terwujudnya Kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.