oleh

Appi Bidik Kursi Ketua Demokrat Sulsel, Fatma Wahyuddin Mulai Langkah dari Pengambilan Formulir

MAKASSAR,INISULSEL.COM, – Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai memperlihatkan perkembangan baru. Nama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, kini masuk dalam tahapan penjaringan setelah pengambilan formulir pendaftarannya dilakukan pada Kamis (15/10/2026).

Menariknya, Appi menjadi bakal calon pertama yang pengambilan formulirnya dilakukan setelah proses penjaringan resmi dibuka. Langkah awal tersebut diwakili Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulawesi Selatan, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM., yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Makassar.

Fatma mendatangi Kantor DPD Partai Demokrat Sulsel di Jalan Mirah Seruni, Makassar. Kedatangannya diterima langsung oleh pengurus Demokrat, Wahyu Syahruddin, dalam rangka menindaklanjuti proses pendaftaran yang menjadi bagian dari mekanisme penjaringan calon ketua di tingkat provinsi.

Kehadiran Fatma sekaligus menandai dimulainya tahapan administratif pencalonan Appi. Ia tidak hanya mengambil formulir, tetapi juga menyerahkan sejumlah persyaratan pendaftaran sesuai dengan tahapan yang sedang berjalan.

Penunjukan Fatma sebagai perwakilan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Appi saat ini sedang berada di luar kota sehingga belum dapat datang langsung ke kantor DPD Demokrat Sulsel. Karena itu, ia menerima mandat untuk menjalankan proses pengambilan formulir tersebut.

“Beliau sedang berada di luar kota, dan beliau sampaikan untuk mewakili pengambilan formulir,” kata Fatma.

Ia menegaskan, surat kuasa yang diberikan kepadanya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kehadirannya di kantor DPD Demokrat Sulsel menjadi bagian dari upaya memastikan tahapan pencalonan berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan partai.

Meski pengambilan formulir dilakukan melalui perwakilan, proses tersebut tidak berhenti pada pemenuhan administrasi semata. Appi dijadwalkan melanjutkan tahapan berikutnya dengan mengembalikan formulir pendaftaran secara langsung.

Fatma menyebut, pengembalian formulir direncanakan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sepanjang tidak ada kendala yang mengubah agenda tersebut.

“Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 17 akan dikembalikan langsung oleh Pak Wali,” ujarnya.

Rencana kehadiran langsung Appi itu menjadi tahapan lanjutan yang patut dicermati dalam proses penjaringan Ketua DPD Demokrat Sulsel. Setelah formulir diambil oleh perwakilannya, pengembalian berkas secara langsung akan menandai kelanjutan proses administratif yang telah dimulai dua hari sebelumnya.

Di sisi lain, langkah Appi menuju bursa Ketua Demokrat Sulsel turut menempatkan dinamika internal partai di Kota Makassar dalam sorotan. Pasalnya, Fatma yang menjalankan mandat pengambilan formulir merupakan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel sekaligus Sekretaris DPC Demokrat Makassar. Dua posisi tersebut membuat keterlibatannya dalam proses ini menjadi bagian penting dari perkembangan pencalonan Appi.

Saat ditanya mengenai sikap DPC Demokrat Makassar terhadap dukungan kepada Appi sebagai bakal calon ketua, Fatma menilai kehadiran Appi sebagai kader sudah menjadi energi baru bagi partai, baik di tingkat kota maupun provinsi.

Pernyataan tersebut memperlihatkan optimisme terhadap peran Appi dalam perkembangan Demokrat di Sulawesi Selatan. Namun, proses penjaringan tetap menjadi tahapan organisasi yang harus dilalui sebelum penentuan kepemimpinan dilakukan melalui mekanisme partai.

Bagi Demokrat Sulsel, penjaringan calon ketua bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Proses ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk menentukan figur yang dinilai mampu membawa partai menjalankan agenda politik, memperkuat struktur kepengurusan, serta menjaga kesinambungan kerja organisasi di daerah.

Dalam konteks itu, masuknya Appi ke tahapan penjaringan menjadi perkembangan yang menarik untuk diikuti. Sebagai Wali Kota Makassar, ia memiliki posisi strategis dalam lanskap politik daerah. Namun, pencalonannya untuk memimpin Demokrat Sulsel tetap harus ditempatkan dalam koridor mekanisme internal partai.

Pengambilan formulir yang diwakili Fatma menjadi langkah pembuka. Tahapan selanjutnya akan memperlihatkan bagaimana proses pencalonan tersebut berjalan, termasuk pemenuhan persyaratan dan agenda pengembalian formulir yang direncanakan pada 17 Oktober.

Kini, perhatian tertuju pada kehadiran langsung Appi di Kantor DPD Demokrat Sulsel. Momentum tersebut akan menjadi kelanjutan dari langkah awal yang telah dilakukan melalui perwakilannya, sekaligus menambah dinamika dalam proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Perjalanan menuju kursi ketua masih membutuhkan tahapan organisasi berikutnya. Namun, satu hal telah dimulai: nama Munafri Arifuddin kini bergerak dalam proses penjaringan, dengan Fatma Wahyuddin menjadi figur yang membuka langkah administratif pencalonannya.(**)