Kado HUT ke-419 Makassar, Disdukcapil Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kado pelayanan bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Dok.ist

MAKASSAR,INISULSEL.COM, — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kado pelayanan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pemerintah memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga ke pulau-pulau terluar.

“Tiga pulau menjadi sasaran layanan jemput bola kali ini, yakni Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu,” kata Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Muhammad Hatim, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerataan pelayanan publik, sekaligus memastikan masyarakat kepulauan mendapatkan kemudahan mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menyeberang ke wilayah daratan.

Berbagai layanan administrasi kependudukan disiapkan, mulai dari perekaman dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran hingga akta kematian.

Muhammad Hatim, mengatakan, perluasan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pemerintah yang semakin dekat, mudah dijangkau, dan merata hingga masyarakat di wilayah kepulauan.

“Tentu, ini bagian dari menyambut HUT Kota Makassar ke-419, Disdukcapil Kota Makassar menghadirkan layanan permanen dan jemput bola di berbagai pulau,” tuturnya.

Hatim menjelaskan, pelayanan kali ini secara khusus menyasar tiga pulau terluar, yakni Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu.

Seluruh jenis layanan adminduk dibuka agar warga dapat mengurus dokumen sesuai kebutuhan masing-masing.

Menurutnya, kondisi geografis Kota Makassar yang memiliki wilayah kepulauan menjadi perhatian tersendiri dalam menghadirkan pelayanan publik.

Warga pulau tidak seharusnya menghadapi kesulitan tambahan hanya karena keterbatasan akses menuju pusat pelayanan di daratan.

“Karena itu, kami Disdukcapil berupaya mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat, sehingga kebutuhan dokumen kependudukan dapat terpenuhi lebih cepat dan praktis,” terangnya.

Selain pelayanan jemput bola di wilayah kepulauan, Disdukcapil Makassar juga menyiapkan agenda khusus bagi bayi yang lahir tepat pada 9 November 2026, bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-419 Kota Makassar.

Bayi yang lahir pada momentum hari jadi tersebut akan mendapatkan kejutan berupa layanan dokumen kependudukan, termasuk penerbitan akta kelahiran.

Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan hak identitas anak sejak hari pertama kelahirannya.

Melalui rangkaian layanan tersebut, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semangat hari jadi kota kami implementasikan, melalui pelayanan yang inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang bermukim di pulau terluar,” tutup Hatim. (**)

redaksi: