
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar, segera menemukan upaya untuk menurunkan angka stunting di Kota Makassar.
Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Makassar, Andi Suhada Sappile.
Ia mengatakan bahwa dalam penurunan angka stunting harus ada upaya untuk mencegah pemicu peningkatannya.
Pasalnya, kata dia, untuk melahirkan anak agar terhindar dari stunting diperlukan keterilibatan anggota keluarga agar kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi.
“Yang bisa memicu stunting itu karena faktor ekonomi masyarakat belum memadai.
Sehingga banyak juga orangtua ini, tidak siap menjadi ibu karena beberapa faktor juga.
Tentu kita harus berpikir bagaimana upaya untuk mencegah pemicu anak-anak kita ini bisa stunting,” ujar Suhada kepada awak media, Kamis (17/10).
Suhada menuturkan bahwa perhatian untuk menyuplai gizi ibu hamil, tidak hanya saat angka stunting naik, tapi juga bisa berlanjut untuk seterusnya di Kota Makassar.
“Karena tidak semua mau periksa ke posyandu.
Tidak semua masyarakat Makassar ekonominya mampu.
Kita juga jangan berhenti memberikan perhatian kepada ibu hamil agar kedepan tidak ada anak stunting karena kekurangan gizi,” tuturnya.


