oleh

Camat Panakukang Edukasi Secara Humanis PK5 Wilayah Racing Centre Bongkar Lapak Secara Mandiri

MAKASSAR,INISULSEL.COM,- Pemerintah Kecamatan Panakkukang didampingi Kelurahan Karampuang bersama aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memantau pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Racing Centre, Selasa (14/4/2026).

Camat Panakkukang, Syahril, didampingi Lurah Karampuang, Jumiati, S.Sos, turun langsung ke lokasi untuk memberikan surat peringatan (SP) ketiga kepada para PKL yang masih bertahan di area tersebut. Kegiatan peneguran yang secara humanis ini dilakukan sekitar pukul 17.30 hingga 18.30 Wita.

Dalam pemantauan tersebut, tercatat ada sekitar lima PKL yang mendapat teguran. Mereka terdiri dari berbagai jenis usaha, mulai dari penjual sembako, jasa cuci motor, konter pulsa, hingga usaha lainnya. Bahkan, beberapa di antaranya terpantau sudah mendirikan bangunan semi permanen dan dijadikan tempat tinggal.

Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan aturan serta menjaga ketertiban dan keindahan kota.

“Ini sudah teguran ketiga. Artinya, kami sudah memberikan kesempatan dan toleransi sebelumnya. Namun karena masih ada yang membandel, maka kami turun langsung bersama Satpol PP untuk melakukan peneguran secara tegas,” ujarnya kepada BKM saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Lurah Karampuang, Jumiati mengungkapkan bahwa pihaknya telah melalui sejumlah tahapan sebelum mengeluarkan SP ketiga.

‎“Ini sudah surat teguran ketiga. Pertama kami turun memberikan pengarahan dan pendekatan humanis namun seperti mereka melawan. Dua minggu kemudian saya kasih surat teguran kedua tapi tidak diindahkan juga. Malahan mereka demo di kantor. Nah ini sudah ketiga kalinya kami beri teguran,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jika teguran tersebut kembali tidak diindahkan, maka pemerintah setempat akan mengambil langkah tegas dengan melibatkan Satpol PP.

“Apabila tidak diindahkan juga maka apa boleh buat kami terpaksa bersurat ke Satpol PP untuk dilakukan pembongkaran paksa,” tegasnya.

Meski demikian, Jumiati tetap berharap para pedagang dapat bersikap kooperatif dan membongkar lapaknya secara mandiri.

“Kami sangat berharap bahwa para pemilik ini bisa sadar dan membongkar lapaknya sendiri, agar barang-barang yang masih bisa dipakai itu bisa digunakan kembali,” tutupnya.

Satpol PP sendiri akan terus melakukan pengawasan di lokasi tersebut guna memastikan aturan dipatuhi serta menjaga ketertiban di kawasan Jalan Racing Centre.(**)