oleh

Weekend Trip Kodingareng Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pulau

MAKASSAR,INISULSEL.COM, – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari di Pulau Kodingareng terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Weekend Trip Kodingareng yang digelar pada 18–19 September 2026 dengan mengusung tema “Laut Jernih, Cerita Tak Berakhir.”

Kegiatan tersebut diikuti tidak kurang dari 70 peserta yang berasal dari sejumlah komunitas dan keluarga. Di antaranya Komunitas Mangkemah Mengkemah yang dinakhodai Ansar Mangopo, mantan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Komunitas Candaria oleh Fatima Rombe, serta keluarga besar Sekcam Tamalanrea Andi Nur Alam.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Kepulauan Sangkarrang Andi Asdhar, S.H. Kehadiran berbagai komunitas dan keluarga dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kodingareng sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Dalam Weekend Trip ini, peserta diajak menikmati berbagai aktivitas wisata, mulai dari menyusuri pantai pasir putih (gusung), camping ceria, snorkeling, hingga menikmati suasana laut dan berendam di air laut.

Selain menikmati keindahan alam, peserta juga diberikan pengalaman untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Mobilitas peserta selama berada di pulau didukung oleh bentor/viar motor yang digunakan untuk berkeliling pulau, termasuk mengantar peserta dari homestay menuju dermaga.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah keterlibatan langsung masyarakat Pulau Kodingareng dalam memberikan pelayanan kepada para wisatawan.

Lurah Kodingareng melibatkan para pelaku usaha kuliner lokal yang menjajakan berbagai makanan khas masyarakat, seperti nasi kuning, jalangkote, songkolo, serta jene uring atau bubur kacang hijau.

Tidak hanya pelaku UMKM, Ketua Tim PKK bersama para Ketua RT dan RW juga terlibat langsung dalam penyajian hidangan bagi para peserta. Berbagai menu khas berbahan hasil laut disiapkan, di antaranya ikan bakar, pallu kacci, masakan cumi-cumi, serta sambal Taipa.

Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat Kodingareng dalam menyambut wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner khas pulau.

Lurah Kodingareng Sachrir, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan Weekend Trip merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi Kodingareng sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi kreatif.

“Kami ingin wisata di Kodingareng tidak hanya menjadi tempat orang datang menikmati keindahan laut, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kami melibatkan warga, pelaku UMKM, PKK, RT dan RW, termasuk dalam penyediaan kuliner dan jasa transportasi lokal,” ujar Sachrir.

Menurutnya, Kodingareng memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar, mulai dari pantai pasir putih, kehidupan masyarakat pulau, kuliner khas, hingga aktivitas snorkeling dan camping.

“Potensi yang kita miliki harus dikelola secara bersama-sama. Masyarakat adalah bagian penting dalam pengembangan wisata Kodingareng. Ketika wisatawan datang, kita ingin mereka mendapatkan pengalaman yang baik sekaligus membawa cerita positif tentang Kodingareng,” tambahnya.

Sachrir juga mengapresiasi kehadiran berbagai komunitas dan keluarga yang memilih Kodingareng sebagai destinasi Weekend Trip.

“Kami berterima kasih kepada seluruh komunitas dan keluarga yang telah hadir. Kehadiran mereka menjadi energi positif bagi masyarakat Kodingareng untuk terus berbenah dan mengembangkan potensi yang ada,” katanya.

Weekend Trip Kodingareng diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis masyarakat.

Dengan melibatkan masyarakat mulai dari pelaku kuliner, pemilik homestay, pengemudi bentor/viar, hingga unsur PKK dan RT/RW, aktivitas wisata diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di tingkat masyarakat.

Potensi wisata bahari Kodingareng yang dipadukan dengan kekayaan kuliner dan keramahan masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan pulau tersebut sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Makassar.

Melalui konsep wisata yang memadukan keindahan alam, aktivitas komunitas, kuliner lokal, dan pemberdayaan masyarakat, Pulau Kodingareng tidak hanya menawarkan panorama laut, tetapi juga pengalaman wisata yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

“Laut Jernih, Cerita Tak Berakhir” menjadi pesan bahwa keindahan Kodingareng bukan hanya tentang laut dan pasir putih, tetapi juga tentang cerita, kebersamaan, keramahan masyarakat, serta peluang ekonomi yang tumbuh bersama pariwisata.(**)