MAKASSAR,INISULSEL.COM, – Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar seleksi atlet daerah (selekda) bertajuk Open Tournament Series 1 2026 sebagai persiapan menghadapi sejumlah agenda kejuaraan tingkat regional dan nasional.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut digelar di Warkop Tetes Kopi, Jalan Inspeksi Kanal Antang Raya, Makassar selama 2 hari, Sabtu-Minggu (20-21/6) 2026.
Ketua Pengprov MI Sulsel, HM Munir Mangkana, SH, mengatakan, turnament ini cukup penting karena menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju sejumlah event yang akan diikuti atlet Sulsel dalam waktu dekat.
“Jadi ini adalah rangkaian dari beberapa event ke depan. Kita persiapkan atlet untuk mengikuti event nasional Nyala Combat di Bekasi, Pekan Olahraga Bela Diri di Manado, dan PON di NTB,” kata Munir kepada insan pers di sela pertandingan, Sabtu (20/6/2026).
Ditanya soal target, Munir optimis bisa meraih masing masing 2 emas di setiap event nasional.
Menurutnya, para atlet yang tampil dalam turnamen tersebut menjadi langkah awal ke kejuraan yang lebih besar kedepannya. Maka dari itu, pada momen ini para pengurus dan pelatih telah menyaring bibit potensial yang dapat dimotivasi dan disupport agar menjadi atlet berprestasi.
Legislator Makassar periode 2014-2019 dari fraksi PDIP itu menambahkan, kompetisi dan seleksi ini melibatkan klub dan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain Makassar dan beberapa camp, Pengkab Pangkep, Jeneponto, Soppeng, Parepare, dan Wajo juga mengutus atlet.
Ia menyebut seluruh kelas pertandingan dipertandingkan, mulai kategori junior hingga senior, pria dan wanita, dengan jumlah peserta yang ambil bagian mencapai lebih dari 100 atlet.
“Hari ini full class. Mulai dari kelas junior sampai senior, mulai dari 16 tahun sampai 23 tahun,” ucap Munir yang didampingi Ketua Bidang Humas Andi Taufiq Nadsir.
Senada, Bidang Kepelatihan MI Sulsel, M Nur Alamsyah, mengatakan turnamen terbuka tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penjaringan atlet untuk menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang.
Ketua Panitia, Sultan, menambahkan kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari bibit atlet potensial, tetapi juga menyeleksi atlet yang akan diproyeksikan tampil pada sejumlah kejuaraan, termasuk Porprov, Nyala Combat, hingga PON Bela Diri tahun depan.
Munir berharap turnamen tersebut dapat meningkatkan kualitas atlet Muaythai Sulsel sekaligus menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.
“Harapan kami dari turnamen ini adalah sebagai ajang persiapan kita untuk mempersiapkan atlet-atlet kita menjadi lebih baik lagi. Kita persiapkan pada saat mengikuti PON yang akan datang,” imbuh Munir yang berlatar lawyer ini.(@)