Open Tournament Muaythai Berakhir, Pengprov Siapkan Training Camp

Setelah berakhirnya event open tournament series 1 Muaythai yang dihelat 2 hari, Sabu dan Minggu (20-21/6) di Warkop Tetes Kopi Jl Inspeksi Kanal Antang Raya, Pengprov Muaythai Sulsel akan menggelar konsolidasi bersama seluruh pengurus kabupaten dan kota serta menyiapkan program training camp guna meningkatkan kualitas dan kesiapan atlet. Dok.ist

MAKASSAR,INISULSEL.COM, – Setelah berakhirnya event open tournament series 1 Muaythai yang dihelat 2 hari, Sabu dan Minggu (20-21/6) di Warkop Tetes Kopi Jl Inspeksi Kanal Antang Raya, Pengprov Muaythai Sulsel akan menggelar konsolidasi bersama seluruh pengurus kabupaten dan kota serta menyiapkan program training camp guna meningkatkan kualitas dan kesiapan atlet

Muaythai Sulawesi Selatan (Sulsel) menatap optimistis sejumlah agenda nasional setelah sukses menggelar Muaythai Sulsel Open Tournament Series 1 2026 yang dirangkaikan Seleksi Atlet Daerah (Selekda).

Selekda menjadi ajang penjaringan atlet sekaligus pemetaan kekuatan Muaythai Sulsel menjelang berbagai kejuaraan, mulai dari Nyala Combat, Pekan Olahraga Bela Diri di Manado hingga PON Bela Diri.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Sulawesi Selatan, Munir N. Mangkana, menilai hasil kejuaraan tersebut menunjukkan besarnya potensi atlet yang dimiliki Sulsel.

“Alhamdulillah, yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman semua yang telah memberikan support kepada Muaythai hingga terlaksana ini. Alhamdulillah kami dapat melaksanakan dengan baik,” kata Munir didampingi Ketua Muaythai Makassar Andi Amirullah Jaya dan pengurus lainnya.

Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi bagi pengurus, klub, camp, serta pengurus Muaythai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Dari dua hari pelaksanaan pertandingan, sejumlah atlet muda hingga senior berhasil menunjukkan performa menjanjikan dan meraih medali emas di berbagai kategori yang dipertandingkan.

“Dan ternyata memang kita melihat Sulawesi Selatan adalah gudangnya atlet. Gudangnya atlet,” ujarnya.

Munir meyakini hasil yang diperoleh pada turnamen ini menjadi modal penting untuk menghadapi ajang yang levelnya lebih tinggi.

“Kita tunggu, PON bela diri akan datang. Insyaallah dari dua emas target kita, insyaallah kita bisa capai,” katanya.

Di tengah jalannya turnamen, sempat terjadi ketegangan antaranggota tim dalam salah satu pertandingan. Namun situasi tersebut berhasil diredam dengan cepat oleh panitia dan pengurus sehingga kompetisi dapat kembali berjalan normal.

Munir menilai dinamika seperti itu merupakan hal yang lumrah dalam olahraga tarung. Meski demikian, ia menegaskan seluruh atlet, pelatih, dan official tetap berada dalam satu organisasi yang sama.(@)

redaksi: