MAKASSAR,INISULSEL.COM, — Lurah Panaikang, Muthmainnah, SE., MM., mengimbau seluruh masyarakat Kelurahan Panaikang untuk tidak khawatir mengenai pengelolaan sampah di wilayahnya.
Pemerintah Kelurahan memastikan infrastruktur dan sistem pengolahan sampah, baik organik maupun anorganik, telah disiapkan secara terpadu.
Muthmainnah menegaskan bahwa alur pengelolaan kini semakin terstruktur. Peran utama masyarakat cukup berfokus pada pemilahan sampah sejak dari tingkat rumah tangga, sementara proses pengolahan selanjutnya ditangani langsung oleh pihak kelurahan bersama instansi terkait.
“Kami sampaikan kepada masyarakat Kelurahan Panaikang bahwa tidak perlu khawatir. Tugas warga cukup memilah sampah dari rumah. Selanjutnya, Pemerintah Kelurahan bersama pihak terkait yang akan mengelolanya.
Keberadaan sarana ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kebersihan yang lebih maksimal,” ujar Muthmainnah saat diwawancarai pada Selasa (4/8/2026).
Untuk mendukung pengolahan sampah organik, Kelurahan Panaikang telah menyiapkan sejumlah sarana fisik di lapangan, di antaranya:
- 40 Pasang Titik Teba & Komposter: Siap menampung dan mengolah limbah dapur serta sampah organik rumah tangga.
- Lubang Pengolahan Sampah Organik & Budidaya Maggot: Menjadi solusi alternatif pengolahan limbah organik berdaya guna yang akan terus diperluas jangkauannya.
Sementara untuk sampah anorganik, masyarakat dapat memanfaatkannya melalui 5 unit Bank Sampah Unit (BSU) yang tersebar di wilayah Kelurahan Panaikang. Lewat optimalisasi pemilahan organik dan pemanfaatan bank sampah ini, volume limbah yang terbuang dapat ditekan secara signifikan.
“Melalui pemilahan ini, hanya sampah residu yang benar-benar tidak dapat diolah lagi yang akan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa,” pungkasnya.(**)