
MAKASSAR,inisulsel.com — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Rappocini. Salah satunya melalui kegiatan Jelajah Sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar di Halaman Kantor Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., bersama Sekretaris Camat Rappocini Andi Zulfadli, S.E. Jelajah Sampah dibuka langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Dr. Helmy Budiman, S.STP., M.M.
Kegiatan Jelajah Sampah dilaksanakan secara serentak di 15 kecamatan se-Kota Makassar sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sekaligus membangun kebiasaan mengelola sampah dengan benar sejak dari sumbernya.
Di Kecamatan Rappocini, kegiatan tersebut melibatkan para lurah se-Kecamatan Rappocini, ASN lingkup kecamatan, Ketua RT/RW, serta masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi bentuk kolaborasi dalam memperkuat gerakan pemilahan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sampah sebanyak 66,28 kilogram. Sampah kemudian dipilah berdasarkan jenisnya dengan rincian:
- Sampah organik: 20,40 kilogram
- Sampah anorganik: 25,92 kilogram
- Sampah residu: 19,96 kilogram
Pemilahan tersebut menjadi bagian penting dari edukasi kepada masyarakat bahwa setiap jenis sampah membutuhkan penanganan yang berbeda.
Sampah organik dapat diarahkan untuk pengolahan menjadi kompos, sementara sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali atau dikelola melalui Bank Sampah. Adapun sampah residu perlu ditangani melalui sistem pembuangan yang sesuai karena tidak dapat dimanfaatkan kembali secara optimal.
Camat Rappocini mengajak masyarakat menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari yang dimulai dari rumah.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan persampahan tidak hanya ditentukan oleh proses pengangkutan, tetapi juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Kebiasaan sederhana seperti memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.
Melalui kegiatan Jelajah Sampah, Pemerintah Kecamatan Rappocini terus memperkuat sinergi antara pemerintah, RT/RW, petugas kebersihan, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan.
Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan Rappocini.


